Jangan Percaya Kunci Jawaban

TUBEI, BE – Untuk menghadapi Ujian Nasional (UN) pada tanggal 13-15 April mendatang, siswa peserta UN tingkat Sekolah menengah Atas (SMA) sederajat wilayah Kabupaten Lebong diminta tidak mempercayai adanya kunci jawaban untuk pesarta ujian. Sebab, kunci jawaban itu dipastikan palsu.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga (Diknaspora) Lebong H M Taufik MPd. Taufik memastikan soal dan kunci jawaban Unas sudah bisa dipastikan tidak akan bocor. Karena naskah soal ujian dikirim oleh kepolisian ketika ujian akan dimulai.

“Saya harapkan kepada pesera ujian nantinya, untuk tidak mempercayai akan adanya kunci jawaban. Baik melalui SMS maupun media yang lainnya,” jelas Taufik kepada BE kemarin (10/4).

Bukan hanya itu saja, peserta nantinya juga harus dapat fokus dalam menjalankan ujian. Karena ujia ini adalah penentu hasil belajar selama tiga tahun di tingkat SMA sederajat. “Peserta nantinya juga harus benar-benar mempersiapkan diri, baik dari segi fisik maupun mental. Jangan sampai nantinya peserta ujian tidak dapat mengikuti ujian,” tegasnya.

Selain itu, peserta yang telah mengikuti Kegiatan Try Out (TO) jangan pernah ada kesan, karena hasil TO mereka bagus nantinya, para pelajar tidak meningkatkan kemampuan dalam pelajaran. “Karena hasil TO merupakan tahap uji coba untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi dan menyelesaikan soal-soal,” tambahnya. Kegiatan TO juga merupakan salah satu tolak ukur sejauh mana kemampuan yang dimiliki calon peserta Unas, sehingga diharapkan kemampuan belajar bagi calon peserta UN tetap harus ditingkatkan. “Kita juga mengharapkan kepada para orang tua, untuk ikut melakukan pengawasan kepada anak-anak mereka. Apalagi pelaksanaan UN sudah tinggal menghitung hari lagi. Agar hasil akhir dari UN sesungguhnya nanti benar-benar optimal dan sesuai dengan yang diharapkan,” tutup Taufik. (Cw2)