Jambret, Mahasiswa Asal Kaur Ditangkap

BENGKULU, BE – Aksi kriminalitas yang melibatkan kalangan remaja terdidik di Kota Bengkulu patut diwaspadai. Terbaru, pihak kepolisian meringkus 2 orang oknum mahasiswa yang diduga sebagai tersangka jambret yang sudah meresahkan kaum hawa.
Pada Senin (29/12) kemarin, anggota Buser Mapolsek Muara Bengkahulu berhasil meringkus kembali 2 orang penjambret yang sudah beraksi di 11 TKP di wilayah Kota Bengkulu.
Kedua tersangka ialah RA, warga Kaur, seorang mahasiswa di salah satu kampus swasta di Sawah Lebar. RA ditangkap di kosnya di kawasan Tebeng, sekitar pukul 10.00 WIB. Karena melawan polisi dan berusaha melarikan diri ia dihadiahi timah panas.
Tersangka selanjutnya ialah JH, warga Kaur, juga mahasiswa di salah satu kampus islam negeri di Kota Bengkulu ditangkap di kosnya di kawasan Telaga Dewa 7 sekitar pukul 05.00 WIB.
Kedua tersangka berhasil tangkap setelah ada laporan dari masyarakat yang menjadi korban penjambretan. Setelah mendapat laporan tersebut tim Buser Mapolsek Muara Bengkahulu segera mendatangi TKP dan melakukan pencegatan.
Pertama, Mapolsek Muara Bengkahulu berhasil mengamankan RA setelah dilakukan pengembangan, barulah dilakukan penangkapan terhadap JH.
Kapolres Bengkulu, AKBP Ardian Indra Nurinta SIK melalui Kapolsek Muara Bengkahulu, AKP Budi Hartono membenarkan pihaknya sudah mengamankan kedua tersangka yang sudah sangat meresahkan warga Bengkulu ini. “Kedua tersangka sudah kami amankan, setelah sebelumnya ada laporan dari masyarakat yang menjadi korban penjambretan,” kata Kapolsek.
Ditambahkan oleh Kaposek, kedua tersangka masing-masing terlibat 5 TKP aksi penjambretan di Muara Bengkahulu, salah satunya di Rawa Makmur. Dari dua orang tersangka dikembangkan, berhasil kembali satu orang jambret diamankan. Namun pihak Mapolsek Muara Bengkahulu masih akan melakukan penyelidikan serius pada satu tersangka jambret ini. “Tidak menutup kemungkinan nanti akan ada lagi penambahan tersangka lain, karena mereka melakukan aksinya selalu bergantian,” ujar Kapolsek.
Dalam melakukan aksi penjambretanya kedua pelaku tidak segan, bahkan tidak berkeprimanusiaan. Yang terpenting ialah mendapatkan barang yang diincarnya. Terbukti dari penyelidikan pihak Mapolsek Muara Bengkahulu, korban dari kedua tersangka ada yang mengalami cidera serius karena terjatuh dari motor, patah rusuk dan ada korban yang terseret dari motornya akibat mempertahankan tas.
Sedangkan modus dilakukan pelaku, mereka akan mengikuti korban, setelah terlihat suasana sepi maka mereka akan langsung melancarkan aksinya.
“Dalam melakukan aksinya tersangka terbilang nekat dan tidak berkeprimanusiaan. banyak korban yang mengalami cidera serius akibat ulah tersangka,” Imbuh Kapolsek.
Untuk tindak kejahatan lain Kapolsek mengakui untuk saat ini kedua tersangka hanya terindikasi melakukan kejahatan spesialis penjambretan.
Selain dua orang tersangka, polisi juga berhasil mengamankan satu unit motor Suzuki FU yang digunakan tersangka melakukan aksi penjambretan.(cw4)