Jambret di 16 TKP, Satpam Bank Diciduk

DIRINGKUS  Tersangka RD (tengah), bersama RA dan JH saat diamankan di Mapolsek Muara Bengkahulu(3)BENGKULU, BE – Pada hari sebelumnya jajaran tim Buser Mapolsek Muara Bengkahulu. Berhasil mengamankan dua oknum mahasiswa yang menjadi tersangka jambret yang beraksi di 11 Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Kota Bengkulu dan Kecamatan Muara Bengkahulu. Dua tersangka itu ialah JH dan RA.

Setelah dilakukan pengembangan jajran tim Biser Mapolsek Muara Bengkahulu kembali lagi menangkap satu tersangka RD (21), warga Pagar Jati, Bengkulu Tengah (Benteng) yang merupakan Satpam di salah satu bank di Kabupaten Rejang Lebong.

Bapak beranak satu ini diamankan saat melancarkan aksi penjambretan di sekitaran Tugu Hiu, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu dan tertangkap di Jalan Syamsul Bahrun. Sebelumnya pihak Mapolsek Muara Bengkahulu mendapat info telah terjadi penjambretan. Selanjutnya polisi langsung bergerak cepat, dengan cara mencegat tersangka dan berhasil menangkap tersangka.

Tersangka RD terlibat 16 TKP penjambretan di Kota Bengkulu dan Kecamatan Muara Bengkahulu. Khusus Muara Bengkahulu tersangka terlibat 12 TKP, lebih banyak dari dua tersangka sebelumnya yang merupakan rekannya kerja dalam menjambret.

Kapolres Bengkulu, AKBP Ardian Indera Nurinta SIK melalui Kapolsek Muara Bengkahulu, AKP Budi Hartono mengatakan pihak Mapolsek Muara Bengkahulu sudah melakukan penyidikan mendalam terhadap tersangka. Karena tersangka merupakan yang paling banyak memakan korban, dan paling banyak TKP penjambretanya. “Tersangka sudah kami amankan, beserta barang bukti satu unit motor yang digunakan dalam menjambret. Setelah dilakukan penyidikan mendalam, khusus Kecamatan Muara Bengkahulu tersangka terlibat 12 TKP penjambretan,” kata Kapolsek.

Ditambahkan oleh Kapolsek, motor yang digunakan tersangka dalam melancarkan aksinya merupakan motor inventaris Bank tempat tersangka bekerja. Tersangka sebelumnya juga sudah direncanakan betul aksi penjambretan ini, karena Bank 5 hari kerja, Jumat ia pulang kerumah, Sabtu dan Minggu ia gunakan untuk melakukan aksi penjambretan.

Untuk korban, Kapolsek mengatakan, umumnya perempuan. Mereka juga ada yang mengalami luka yang cukup parah akibat mempertahankan tas yang mereka bawa.

“Target mereka perempuan yang menggunakan motor sendiri dan membawa tas yang diletakkan di samping motor. Jadi tidak heran jika aksi mereka memakan korban luka berat maupun ringan,” imbuh Kapolsek.

Melirik aksi penjambretan ini jajaran Mapolsek Muara Bengkahulu sudah berhasil mengamankan 6 tersangka jambret yang meresahkan masyarakat Kota Bengkulu, khususnya sekitaran Muara Bengkahulu. Diharapkan agar masyarakat berkoodinasi dan bekerja sama dalam mebantu tugas kepolisian, khusus masyarakat yang menjadi berada di wilayah Muara Bengkahulu Kapolsek mengajak meningkatkan Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) lingkungan dari segala tindak kejahatan.(cw4)