Jamaah Haji BS Wafat di Pesawat

BENGKULU, BE – Innalillaahi Wainna Ilaihiraajiun.  Satu lagi jamaah haji Bengkulu meninggal dunia.  Yakni atas nama Firdaus Umar Sendang  (63) asal Kabupaten Bengkulu Selatan.  Almarhum meninggal di pesawat Garuda, dalam perjalanan pulang menuju tanah air.
Ia menghembuskan napas terakhir pada pukul 01.00 WIB di dalam pesawat bersama rombongan jamaah haji yang tergabung dalam Kloter 9 Debarkasi Padang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr H Suardi Abbas MHI diamini Kasi Informasi dan Hubungan Masyarakat, H Nopian Gustari MPdI membenarkan adanya jamaah haji Bengkulu yang meninggal dunia.  “Ya kita dapat informasi jamaah kita meninggal di pesawat,” ujar Suardi Abbas kepada BE.
Jamaah haji yang meninggal tersebut setiba di Bandara Internasional Minangkabau, Sumbar kemudian dibawa ke Rumah Sakit  M Djamil, Padang, Sumbar.  Dan selanjutnya dibawa terbang ke Jakarta dan baru tiba di Bengkulu sekitar pukul 15.00 WIB, kemarin.
Sementara itu diterangkan Nopian, almarhum Firdaus Umar Sendang memang tergolong jamaah risiko tinggi, dan sejak berada di tanah suci, ia kerap mendapat pelayanan medis karena mengalami sakit.  Terakhir ia dirawat di  Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI), Mekkah, Arab Saudi.
Dan menjelang kepulangannya ke tanah air, almarhum Firdaus dirawat intensif karena mengalami stroke. Namun kondisinya membaik,sehingga saat jadwal pemulangannya ke tanah air, Firdaus bisa dibawa pulang bersama rombongan, serta tim diminta membuat surat pernyataan tidak akan menuntut jika terjadi sesuatu dengan pasien.
Atas dasar kesehatan yang baik itu pada pukul 11.20 WAS, Sabtu (10/100) jamaah Kloter 9 berangkat dari Jeddah ke tanah air.  Dan selama dalam perjalanan dan di dalam pesawat, almarhum tetap dalam pengawasan tim medis, serta masih dipasang alat infus.  “Ternyata di dalam perjalanan itu Firdaus menghembuskan napasnya,” tukas Kakanwil.
Pun begitu rangkaian pemulangan jamaah tetap dilakukan sesuai dengan jadwal.  Sementara jenazah almarhum langsung dibawa ke Kabupaten Bengkulu Selatan untuk diserahkan ke keluarganya.
Dengan meninggalnya Firdaus Umar Sendang ini, maka bertambah jumlah jamaah haji Bengkulu yang meninggal, yakni sebanyak empat orang. Jumlah ini lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. (247)