Jalan Ring Road Dikerjakan Swadaya

jalan ringroad
KEPAHIANG, BE – Jalan jalur lingkar (ring road) di Kepahiang kini pengerjaanya kembali dilakukan. Menariknya, pengerjaan jalan ringroad tahap III tahun 2015 ini dengan cara swadaya dinas Pekerjaan Umum (PU) bekerjasama dengan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
“Pengerjaan jalan ringroad sudah mulai dikerjaan. Saat ini pengerjaanya dengan cara swadaya bekerjasama dengan TMMD,” ujar Kadis PU Kepahiang, Ir Efredi Damri melalui Kabid Perencanaan Tedy A, kemarin.
Dikatakannya, dalam pengerjaan jalan ringroad sepanjang kurang lebih 5 km ini menggunakan anggaran APBD Kepahiang sebesar Rp 11 miliar. “Untuk anggaran pembangunan jalan ringroad tahap III ini senilai Rp 11 miliar, pengerjaanya secara swadaya,” jelasnya.
Dijelaskannya, selain membangun jalan ringroad, pihaknya juga akan merealisasikan anggaran pembangunan jembatan musi II Kepahiang yang berada didepan kantor Bupati Kepahiang senilai Rp 30 miliar.
“Pembangunan jembatan musi II anggaranya Rp 30 miliar dan pengerjaaya akan dilakukan segera karena masih menunggu proses lelang,” jelasnya.
Sementara itu, anggota DPRD Kepahiang Edwar Samsi SIP MM mempertanyakan soal pembangunan jalan ringroad dilakukan secara swadaya oleh dinas PU Kepahiang.
“Kalau pengerjaanya dilakukan secara swadaya tentunya akan kita pertanyakan, karena anggaran pembangunanan jalan tersebut sangat besar jumlahnya,” katanya.
Menurutnya, dalam pengerjaan sebuah proyek secara swadaya ada mekanisme yang harus terpenuhi sehingga baru bisa dilakukan secara swadaya. “Kalau pembukaan jalan PEDA KTNA memang kita anjurkan pengerjaan secara swadaya dengan melibatkan TNI melalui program TMMD, begitu juga dengan pembangunan jalan di Muara Langkap beberapa saat yang lalu,” tegas Edwar.
Disampaikannya, dalam pembangunan jalan ringroad dan jembatan musi II di Kepahiang sudah menelan anggaran yang cukup besar dari APBD tahun 2011 lalu.
“Tahun 2011 lalu kita sudah anggarkan Rp 1 miliar untuk perencanaannya, kemudian pembanguan tahap I sebesar Rp 10,2 miliar, tahap II tahun 2012 sebesar Rp 18,2 miliar dan tahap III tahun 2015 ini kita anggarkan Rp 30 miliar,” tandasnya. (505)