Jalan Ke SMPN 31 Tanah dan Berlumpur

PINO RAYA, BE – Kepala Desa Air Kemang, Ilunudin merasa prihatin dengan kondisi jalan menuju SMPN 31 Bengkulu Selatan (BS) yang ada di desanya. Pasalnya, kondisi jalan tersebut masih tanah dan seakan dibiarkan berlumpur oleh Pemda BS. Akibatnya, setiap pelajar yang mau ke sekolah, sepatu dan kaki serta pakaiannya sering kotor. Terlebih lagi saat ini musim penghujan. Para pelajar harus selalu melepas sepatunya agar tidak kotor.
“Yang saya sedihkan, jalan menuju SMP 31 ini masih tanah dan berlumpur dan membuat pelajar selalu harus melepas sepatunya saat ke sekolah agar tidak kotor,” keluhnya.
Menurut Ilunudin, jalan menuju SMP yang masih tanah dan berlumpur sepanjang 1 km. bahkan ada jalan yang terjal atau biasa disebut tebing  Pajar Menang. Saat melintas di jalan ini, pelajar yang biasa mengendarai sepeda motor, sering terjatuh dan bahkan harus pulang ke rumah untuk ganti baju lagi, karena pakaian sebelumnya sudah kotor terkena lumpur jalan. Dengan kondisi ini dirinya berharap pemda dapat membangun jalan tersebut.
“Jalan ini dibangun sekitar tahun 1996 lalu, bagi kami kalaupun tidak dibangun hotmix, minimal pengoralan  agar para pelajar tidak terjebak dengan jalan tanah yang berlumpur saat ke sekolah lagi,” harap Ilunudin. (369)