Istri Ditampar dan Ditendang

Ilustrasi KDRT
Foto; ilustrasi/net

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – De (20), warga Desa Ulak Lebar Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), dilaporkan istrinya, Mami Yekti (19), ke Mapolsek Pino.

Pelapor tidak terima dengan sikap sang suami ringan tangan dengan cara menampar dan menendang dirinya. Hal itu dilakukan De karena tidak terima dinasehati oleh sang istri agar tidak mabuk-mabukan lagi.

Kapolres Bengkulu Selatan (BS), AKBP Ordiva SIK melalui Kapolsek Pino, AKP Munawan didampingi Kanit Reskrim, Ipda Sasi Raharto, membenarkan telah menerima laporan tersebut.
Kepada polisi, pelapor menerangkan, peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya terjadi  Selasa (28/3/2017) sekitar pukul 10.00 WIB di rumahnya. Saat itu pelapor menasehati sang suami agar tidak mabuk lagi. Sebab selama ini, sang suami suka mabuk.

Hanya saja, mendengar nasehat sang istri, pelaku tidak terima dan terjadilah ribut mulut, hingga akhirnya pelaku menampar pipi kanan pelapor satu kali. Tidak hanya sampai di situ, pelaku mendorong pelapor hingga jatuh ke lantai, lalu menendang pergelangan kaki kiri korban. Akibat penganiayaan itu, korban mengalami rasa sakit pada pundak kanan, sehingga tidak bisa mengangkat beban berat. Korban juga mengalami luka memar pada pada pergelangan kaki kiri dan tangan kiri korban mengalami luka gores. “Laporan ini sudah kami terima dan segera kami tindaklanjuti,” ujar Sasi.(369)