Ini Klarifikasi Badan Kehormatan Dewan Soal Aksi Gebrak Meja

dprd kota bengkuluBENGKULU, bengkuluekspress.com – Setelah terjadi aksi gebrak meja serta aksi saling tunjuk menunjuk pada rapat pemanggilan Teuku Zulkarnain oleh Badan Kehormatan DPRD Kota Bengkulu, Senin (13/11/17) Wakil Ketua BK Bahyudin Basrah menjelaskan bagaimana kronologi hingga ia tersulut emosi dan akhirnya menggebrak meja di dalam ruangan rapat tersebut.

Bahyudin Basrah mengatakan, ia tersulut emosi ketika Kusmito Gunawan yang tidak diundang dalam rapat tersebut ikut masuk dalam ruang rapat. Selain itu, ia juga menganggap Teuku Zulkarnain yang juga merupakan Waka II DPRD Kota itu tidak sopan karena menghadiri rapat pemanggilan dirinya dengan hanya menggunakan baju kaos dan tidak melepas topi dalam ruang rapat.

“Saya emosi melihat Kusmito ikut masuk, berkali-kali sudah diminta keluar oleh Ketua BK, tapi Kusmito tetap tidak mau keluar,” ujar Bahyudin Basrah.

“Dan juga saudara Teuku Zulkarnain itu datang ke rapat ini menggunakan kaos, lihat sendiri kan dia pakai kaos. Selain itu didalam ruangan dia tidak melepas topinya di dalam ruangan, sedangkan Polisi saja dilepasnya topinya saat dalam ruangan. Kan itu suatu tindakan yang tidak sopan,” sambungnya.

Selain itu, Bahyudin Basrah juga membantah pernyataan Kusmito yang mengatakan bahwa pemanggilan terhadap Teuku Zulkarnain tak sesuai aturan dan melanggar Pasal 61. Menurut Bahyudin Basrah dan anggota BK yang lain, pemanggilan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

Suimi Fales, Ketua BK Suimi Fales mengatakan, pemanggilan terhadap Teuku Zulkarnain akan kembali dilakukan dalam beberapa hari kedepan.

“Kami hanya ingin meminta klarifikasi dari saudara Teuku Zulkarnain terkait pernyataannya soal dana titipan anggota Dewan. Kita akan agendakan pemanggilan ulang, mungkin dalam 2 atau 3 hari kedepan,” ujar Suimi Fales. (ibe)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*