INFO DISTAN: Basmi Tikus

Ir Wika Gatot Subroto MM
Ir Wika Gatot Subroto MM

BANYAKNYA tanaman padi sawah yang diserang hama tikus dalam wilayah Bengkulu Selatan (BS) diakui oleh Kepala Dinas Pertanian BS, Ir Wika Gatot Subroto MM didampingi Kabid Ketahanan Pangan Haroni SP.

Haroni mengatakan, guna membasmi serangan hama tikus ini, pihaknya sudah melakukan melakukan pengasapan secara serentak. “Memang benar, hama tikus telah menyerang padi sawah, kami pun sudah membuat gerakan pemberantasan hama tikus secara serentak di setiap kecamatan,” katanya.

Pengasapan dilakukan ke areal sawah yang sudah diserang hama tikus. Di Kecamatan Kedurang sudah digelar satu minggu lalu dengan dipusatkan di Desa Palak Siring. Tidak hanya itu, petani juga diberikan racun pembunuh tikus.
Hanya saja, sambung Haroni, gerakan pengasapan ini, tidak semua sawah yang diasapi.

Namun sawah-sawah yang sudah banyak diserang tikus. Sedangkan racun, setiap petani diberikan. Hanya saja pemberian bantuan racun ini pun tidak banyak, lantaran keterbatasan stok. Namun dapat menjadi pedoman bagi petani untuk mencari racun yang tepat bagi hama tikus.

“Memang tidak semua sawah kami lakukan pengasapan, begitu juga untuk racun, juga tidak banyak, sebab ketersediaan racun yang terbatas, namun dapat dijadikan sebagai contoh bagi petani untuk membeli racun pembasmi tikus,” terangnya.

Selain telah melakukan pengasapan di Kecamatan kedurang, rencananya, Rabu (24/2) besok pihaknya akan melakukan pengasapan sawah petani di kecamatan kedurang Ilir, Hanya saja untuk lokasinya masih dibahas, sebab pihaknya masih mencari ataran sawah yang sudah banyak diserang tikus. Namun demikian, sambung Haroni, bagi petani yang sawahnya sudah banyak diserang hama tikus, dapat segera melapor ke pihaknya, agar tim pengasapan dapat turun ke lapangan.

“Kalau masih ada ataran sawah yang diserang hama tikus, laporan pada kami atau petugas kami dilapangan, agar dapat kami asapi secara serentak, agar hama tikus bisa dibasmi,”terang Haroni.

Sebelumnya, tokoh Masyarakat Kedurang, Jaya Kesuma mengaku, sawah di Sepanjang Sungai Kedurang, baik itu di kecamatan kedurang maupun kecamatan Kedurang Ilir sudah banyak yang rusak. Hal itu disebabkan oleh serangan hama tikus yang mengganas. Dirinya mengharapkan pihak dinas pertanian dapat menyelamatkan padi petani agar tidak gagal panen dengan memberikan bantuan pembasmi hama tikus.(369)