Imigrasi Tak Bisa Cetak Paspor

BENGKULU, BE – Nurhalimah (61) warga Kelurahan Bajak, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu mengeluhkan lambannya pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Bengkulu. Ia mengaku pembuatan paspor tersebut untuk berangkat umroh ke Tanah Suci Mekah, namun hingga kemarin sore (26/10) paspor yang ia pesan bersama suaminya tak kunjung selesai.
“Katanya mesin untuk cetak paspor rusak, tapi kok lama sampai belum juga diperbaiki,” kata Nurhalimah di Kantor Imigrasi Bengkulu, kemarin.
Ia mengaku semua berkas persyaratannya sudah dilengkapi sejak Selasa (20/10) lalu termasuk fotonya juga sudah diambil. Namun paspornya tak kunjung selesai setelah 7 hari melengkapi semua persyaratannya.
“Kata orang 3 hari selesai, kok kami sudah satu minggu belum juga selesai? Memang waktu itu pertugasnya bilang mesin cetaknya rusak dan diminta bersabar menunggu,” ujarnya.
Dikonfirmasi, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Bengkulu, Drs Kabul Sudrajat MSi membenarnya bahwa mesin cetak paspor memang sedangkan rusak. Akibatnya, sejak satu minggu belakangan ini pihaknya tidak bisa mencetak paspor.
Sejak mesin cetaknya rusak hingga kemarin sudah ada ratusan berkas persyaratan pembuatan paspor yang menumpuk, karena pihak Imigrasi tetap memberikan pelayanan hanya sampai batas foto. Mesin cetak paspor tersebut sudah rusak sejak Senin (19/10) lalu.
“Iya mesinnya memang rusak sejak hari Senin lalu,” akunya.
Kabul mengungkapkan, pihaknya sudah mengirim surat ke Imigrasi pusat mengenai rusaknya alat cetak paspor tersebut namun belum ada tindaklanjutnya. “Surat sudah kita kirim kalau bisa kita minta ganti baru, tapi belum ada jawaban. Karena belum diganti, pembuatan paspor pun belum bisa kita lakukan, namun untuk proses pelayanan seperti memasukkan berkas hingga pengambilan foto tetap kita berikan,” terang  Kabul.
Karena mesin cetak rusak tersebut, hingga kemarin siang setidaknya sudah ada 180 buah paspor yang belum dicetak. Kabul pun berharap mesin pencetakan paspor tersebut cepat dikirim agar pembuatan paspor tidak terkendala.
Sebagai penggantinya menjelang kirim dari pusat tiba, pihaknya terpaksa meminjam mesin cetak paspor ke Kantor Imigrasi Muara Enim. Namun sayangnya mesin tersebut masih membutuhkan perbaikan sehingga belum bisa langsung digunakan untuk mencetak paspor.
Kabul mengimbau, bagi masyarakat yang ingin paspornya cepat selesai agar membuatnya di kantor Imigrasi lain, selain Bengkulu. Karena tidak ada batasan warga Bengkulu harus membuat paspor di Bengkulu.
“Kalau mau cepat silahkan di daerah lain, misalnya di Jakarta. Karena sekarang dimana pun membuat paspor bisa asalkan persyaratannya lengkap,” tutupnya. (400)