Ikut Pilkada, 3 PNS Mengundurkan Diri

 

CURUP, BE – Untuk menunjukkan keseriusannya dalam pencalonan Bupati Rejang Lebong pada Pilkada tahun 2015 ini, 3 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong mengundurkan diri atau mengajukan pensiun dini. Ketiga PNS yang mengajukan pensiun tersebut adalah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rejang Lebong, Anom Chan. Kemudian Staf Fungsional penyuluh BP4K Rejang Lebong, Ir Arulhah dan Staf fungsional di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Samsul Effendi. Ketiganya mundur karena akan mencalonkan diri sebagai Bupati Rejang Lebong pada pelaksanaan Pilkada yang dihelat bulan Desember mendatang.
Terkait dengan mundurnya sejumlah PNS yang akan bertarung pada Pilkada tersebut, Bupati Rejang Lebong H Suherman SE MM, membenarkan prihal tersebut. Namun menurut bupati, hingga kemarin baru ada dua calon yang surat pengunduran sudah ia tanda-tangani.
“Untuk saat ini baru dua yang saya tanda-tangani satu milik Pak Alrullah dan satu milik Pak Samsul Effendi,” jelas Suherman.
Menurut bupati, setelah ditandatangani kemudian surat pengunduran diri atau pensiun dini tersebut akan diserahkan ke gubernur Bengkulu untuk proses selanjutnya. Sementara untuk surat pengunduran diri Kepala Bappeda Rejang Lebong, Suherman mengakui hingga kemarin ia belum menerima surat pengunduran Anom Chan. Oleh karena itu, ia akan menunggu terlebih dahulu kemungkinan dalam waktu dekat ini surat pengunduran dirinya akan disampaikan.
“Siapapun nanti yang menjadi bupati, kita berharap dengan perjuangan dan usaha mereka Rejang Lebong akan semakin baik lagi kedepannya,” harap bupati.
Sementara Anom Chan yang diwawancarai BE terkait pengunduran dirinya mengatakan akan segera mengajukan surat pengunduran diri. “Suratnya sudah kita siapkan, dalam satu dua hari ini akan segera kita ajukan ke bupati. Selain itu supaya bupati segera menyiapkan pengganti saya di Bappeda ini,” aku Anom Chan yang akan maju melalui jalur independent ini.
Menurut Anom Chan, ia masih memiliki peluang menjadi PNS selama dua tahun lagi sebelum measuki masa pensiun. Namun karena ia ingin serius maju menjadi bupati dan mengikuti peraturan yang berlaku sehingga ia harus mengajukan pensiun dini.
“Karena peraturannya mengharuskan PNS mundur terutama saat penetapan nanti, sehingga mulai sekarang kita sudah mengajukan pengunduran diri. Ini juga menunjukkan keseriusan kita,” tambah Anom.
Terkait dengan dukungan yang diperlukan untuk maju melalui jalur independen, Anom memastikan saat ini dukungan dari masyarakat terus mengalir. Bahkan untuk persyaratan mencalonkan diri dari jalur independen sudha cukup bahkan leboh. Sehingga saat KPU membuka pendaftaran ia bersama pasangannya Jonitan langsung melakukan pendaftaran.
“Kita berharap dalam Pilkada kali ini bisa berpolitikn sehat tanpa menjelek-jelekkan pasangan lain, karena kita semua ingin membangun Rejang Lebong ini. Siapapun yang terpilih itulah bupati kita nanti, yang kalah harus legowo,” harap Anom.(251)