Idap Kanker Otak Stadium 4, Winda Butuh Uluran Tangan

Ist/BE Tampak kondisi Winda yang menjalani tengah menjalani operasi di PON Jakarta beberapa waktu lalu.
Ist/BE
Tampak kondisi Winda yang menjalani tengah menjalani operasi di PON Jakarta beberapa waktu lalu.

ARGA MAKMUR, BE – Nasib malang dialami, Winda Lestari (27) warga Desa Karang Suci Kecamatan Kota Arga Makmur. Ia hanya bisa terbaring lemah lantaran kanker otak stadium 4 yang dideritanya selama 2 tahun terakhir.
Bahkan untuk menggapai kesembuhan, Winda sudah menjalani lebih dari 3 kali operasi di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Jakarta. Namun hingga saat ini, kondisinya masih belum stabil.

Sehingga Winda mengharapkan uluran tangan dari para dermawan untuk dapat membantu meringankan biaya operasi berikutnya. Apalagi ia berasal dari keluarga yang kurang mampu. Akibatnya, membutuhkan biaya guna pengobatan tersebut.

“Rencana akan jalani operasi lagi. Karena masih banyak rangkaian operasi yang harus dilakukan,” ujar Bayu Medianto (21) adik ketika ditemui BE di kediamannya, kemarin (27/4).

Ia menambahkan untuk pengobatan ditanggung melalui BPJS. Hanya saja untuk ongkos serta biaya hidup selama menjalani operasi ini, pihak keluarga tidak mempunyai uang. Apalagi selama ini, hanya Winda yang menjadi tulang punggung keluarga.

“Kalau operasi ditanggung BPJS. Tapi ongkos dan biaya hidup di Jakarta, kita tidak punya uang. Ayah sakit tidak dapat mencari nafkah, ibu hanya IRT. Selama ini cuma kak Winda yang kerja cari uang,” ungkapnya.

Ia menyampaikan selama ini belum mendapatkan bantuan dari pihak desa maupun pemerintah daerah. Sehingga ia sangat berharap masyarakat yang mempunyai penghasilan lebih, untuk dapat membantu demi kesembuhan kakaknya. Untuk itu,

“Bagi warga yang berminat menyisihkan sedikit rejekinya, bisa melalui Rekening BRI : 0318-01-027323-50-7 atas nama SUPARSO bapak saya. Atau bisa langsung ke diantarkan ke Jalan Ir Sutami No 46 Desa Karang Suci Kecamatan Kota Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara. Dan bisa juga menghubungi Nomor Hp 0853 8231 9515,” terangnya.

Ia menceritakan sejak 3 tahun lalu, Winda sering mengeluhkan sakit kepala. Kemudian beberapa kali sempat dibawa ke RSUD Arga Makmur. Namun belum mengetahui jika Winda mengidap kanker otak.

“Memang awalnya kakak saya (Winda, red) sering sakit kepala. Tapi sudah ke RSUD Arga Makmur tidak ada hasil. Cuma dikasih obat saja,” jelasnya.
Lantaran semakin hari tidak ada perubahan, maka pihak keluarga membawa Winda ke RS Tiara Sella Bengkulu. Setelah dilakukan pengecekan, sehingga diketahui Winda mengidap kanker otak. Selanjutnya diputuskan untuk membawa Winda ke RS PON Jakarta.

“Karena kita sudah tahu hasilnya seperti itu. Maka minta rujukan ke RS PON Jakarta. Dan hingga saat ini sudah menjalani beberapa kali operasi,” tuturnya.

Untuk itu, Winda harus kembali menjalani operasi untuk memasang kembali tempurung kepala yang dilepas untuk dibersihkan karena mengidap kanker tersebut.

“Operasi ini untuk memasang kembali tempurung kepala kak Winda. Sehingga kita sangat berharap bantuan dari masyarakat, pemerintah dan perusahaan swasta demi kesembuhan kakak saya,” pungkasnya.(816)