ICMI Hadir Kembali di Bengkulu

BENGKULU, BE – Sempat vakum selama 15 tahun, kini Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) wilayah Bengkulu dibentuk kembali. Hal ini disampaikan Andy Wijaya, Sekretaris Pengurus ICMI wilayah Bengkulu kepada BE, kemarin.
“Di Bengkulu ICMI sudah vakum selama 15 tahun tepatnya terakhir kepengurusan ICMI aktif pada tahun 2000. Nah kali ini kita kembali membentuk ICMI atas keinginan bersama,” kata Andy.
Dibentuknya kembali ICMI di Bumi Rafflesia ini didasari dari antusias para pengurus lama yang mempunyai memori yang bagus mengenai ICMI. Mereka ingin para kaum intelektual di Provinsi Bengkulu teroganisir dalam organisasi muslim ini.
“Kaum intelektual di Bengkulu ini kan banyak. Kita berinisiatif untuk mengorganisir dengan membentuk ICMI ini. Namanya sifat intlektual jika tidak diorganisir nantinya tidak bagus,” lanjut Andy.
Dijadwalkan, kepengurusan wilayah ICMI Bengkulu yang sudah dibentuk Desember 2014 lalu bakal resmi dilantik pada tanggal 11 April mendatang. Pada saat pelantikan nantinya akan dihadiri oleh Ketua Presidium Majelis Pengurus Pusat ICMI, DR H Sugiharto SE MBA dan mengundang pejabat daerah Provinsi Bengkulu.
Selain itu, pada acara pelantikan ICMI menggelar seminar yang rencananya menghadirkan narasumber Ilham Habibie anak dari mantan Presiden Republik Indonesia BJ Habibie. Dalam seminar nanti para pengurus akan dikenalakan mengenari visi dan misi dari ICMI.
“Kta adakan seminar agar para pengurus paham dengan visi dan misi dari ICMI. Jangan sampai pengurus malah tidak paham mengenai visi dan misi dari organisasi ini
Setelah itu ICMI juga akan mengembakan keorganisasian mereka dengan membentuk pengurus pada kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu. Dalam kegiatan rutinnya nanti ICMI akan terus berdialog mengenai berbagai hal guna memajukan Bangsa Indonesia.
Dijelaskan Andi, momentum pembentukan kepengurusan ICMI wilayah Bengkulu ini tidak ada kaitannya denga pilkada mendatang. Ia mengatakan waktu pembentukan ICMI dengan pilkada hanya kebetulan saja.
“Ada yang bertanya mengenai kaitan pembentukan kepengurusan ICMI dengan pilkada. Saya terangkan, ini tidak ada kaitannya hanya waktunya saja yang hampir berdekatan karena ICMI sendiri dibentuk kembali pada Desember 2014,” terangnya.
Perlu diketahui, awal mula ICMI dibentuk pada tanggal 7 Desember 1990 di sebuah pertemuan kaum cendekiawan muslim di Kota Malang tanggal 6-8 Desember 1990. Di pertemuan itu juga dipilih Baharuddin Jusuf Habibie sebagai ketua ICMI yang pertama. (cw1)