Ibu Hamil Ditusuk dari Belakang

ARY/Bengkulu Ekspress Salah satu reka adegan dalam rekonstruksi pembunuhan ibu hamil yang dilaksanakan di halaman Mapolres Rejang Lebong, Kamis (7/12) kemarin.
ARY/Bengkulu Ekspress Salah satu reka adegan dalam rekonstruksi pembunuhan ibu hamil yang dilaksanakan di halaman Mapolres Rejang Lebong, Kamis (7/12) kemarin.

CURUP, Bengkulu Ekspress – Guna melengkapi berkas penyidikan terhadap kasus pembunuhan ibu hamil di Jalan MH Thamrin beberapa waktu lalu, Penyidik Polres Rejang Lebong Kamis (7/12) menggelar rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan oleh suami siri korban. Dalam rekonstruksi yang digelar di Lapangan Mapolres Rejang Lebong tersebut, tersangka Tn (36) memperagakan penusukan yang dilakukannya terhadap sang istri siri dari bagian belakang, saat sang korban, Eka Mia Kurnia (35) tengah duduk di atas motor yang sebelumnya berencana mengantar Tn pulang.

Berdasarkan pantauan Bengkulu Ekspress, dalam rekonstruksi yang memperagakan 24 reka adegan tersebut, kejadian nahas yang dialami korban pada 15 Oktober lalu bermula dari ribut mulut diantara keduanya saat korban tengah menutup toko miliknya.

Dalam reka adegan tersebut, tersangka datang ke toko korban dengan menumpang jasa ojek. Saat tiba di depan toko korban, tersangka sempat mengajak korban untuk mengobrol, namun karena korban tengah sibuk sehingga korban seperti menghiraukan tersangka.

Setelah korban selesai menutup tokonya, kemudian tersangka meminta korban untuk mengantarnya pulang menggunakan sepeda motor korban. Permintaan tersangka tersebut langsung dikabulkan korban, saat itu korban meminta tersangka Tn untuk duduk di bagian belakang atau dibonceng korban, namun karena malu, tersangka menolak. Karena tersangka menolak kemudian korban berusaha melaju, namun usaha korban tersebut dihalangi oleh tersangka saat itu keduanya terlibat cekcok mulut.

Ternyata tanpa sepengatahuan korban, saat datang tersebut tersangka sudah membawa dua jenis senjata tajam yaitu pisau dan golok yang disimpan di bagian belakang tubuhnya dan tertutup baju. Saat terjadi keributan tersebut, tersangka langsung mengeluarkan sebilah pisau dan langsung menyerang korban.

Serangan tersangka terhadap korban tersebut tergambar dalam reka adegan nomor 15. Dimana dalam reka adegan tersebut tersangka mulai menusuk korban pada bagian pinggang belakang korban, setelah itu tersangka kembali mengayunkan pisau nya pada bagian punggung. Saat itu korban tidak bisa menghindar atau memberikan perlawanan lantaran tengah duduk di atas motor.

Aksi kejam tersangka tak hanya sampai disitu, saat korban sudah tersungkur di aspal dengan posisi tak berdaya tersangka masih menyerang korban dengan membabi buta, yang mengakibatkan korban mengalami 20 luka benda tajam baik tusukan maupun sabetan, bahkan dua diantaranya tembus hingga kebagian tubuh belakang korban.

Apa yang dilakukan tersangka terhadap pelaku tersebut, disaksikan oleh sejumlah warga, hanya saja warga tidak berani memberikan pertolongan karena melihat tersangka menggunakan senjata tajam. Setelah selesai menganiaya korban, tersangka langsung meninggalkan korban yang tergeletak. Kemudian warga yang melihat tersangka sudah kabur akhirnya menghubungi petugas kepolisian. Hingga akhirnya korban langsung dievakuasi ke RSUD Curup. Sementara itu dalam pelariannya tersangka berhasil diamankan petugas di kawasan Desa Dusun Sawah Kecamatan Curup Utara.

“Rekonstruksi yang kita lakukan hari ini (kemarin) untuk memperjelas kronologis pembunuhan yang dilakukan tersangka terhadap korban, serta untuk melengkapi berkas sebelum kita serahkan ke Kejaksaan Negeri Rejang Lebong,” singkat Kapolres Rejang Lebong, AKBP Napitupulu Yogi Yusuf SH SIK melalui Kasat reskrim AKP Chusnul Qomar didampingi Kaur Bin Ops (KBO) Sat Reskrim Iptu Subiono usai rekonstruksi. (251)

Baca Juga Dihujani 20 Tikaman, Ibu Hamil Tewas Ditangan Suami