IAIN Gelar Kompetisi Games Stocklab Dongkrak Investasi di Pasar Modal

IAIN Bengkulu
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), IDX, First Asia Capital Securities, MNC, Mega Capital dan Dana Reksa, Mandiri, dan Philip Securities menyelenggarakan kegiatan Kompetisi Nasional Games Investasi Pasar Modal 2017. (Foto ANY/BE).

BENGKULU, BE – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), IDX, First Asia Capital Securities, MNC, Mega Capital dan Dana Reksa, Mandiri, dan Philip Securities menyelenggarakan kegiatan Kompetisi Nasional Games Investasi Pasar Modal 2017.

Kompetisi ini dilaksanakan di Gedung Auditorium IAIN Bengkulu dan di ikuti oleh beberapa kampus di Provinsi Bengkulu seperti UMB, UNIB, UNIVED, STAIN Curup, dan dari IAIN Bengkulu khususnya. Sebanyak 300 lebih peserta mengikuti kegiatan ini.

Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 1A OJK, Darwin yang mengatakan melalui games ini dimaksudkan agar masyarakat lebih mengenal tentang tata cara berinvestasi di pasar modal. “Kami berencana lebih memperkenalkan cara berinvestasi di pasar modal kepada masyarakat melalui games yang kami adakan,” ujarnya kemarin pada pelaksanaan kompetisi games stocklab yang digelar di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu kemarin (12/4).

Ia menjelaskan, stocklab yang digelar di IAIN Bengkulu tersebut merupakan alat edukasi yang dibuat oleh OJK untuk mengasah analisa dalam berinvestasi dan bertransaksi saham dan reksadana di pasar modal.

“Games stocklab ini bertujuan memberikan edukasi bagi orang yang masih awam dalam investasi pasar modal agar lebih memahami dan tertarik utnuk berinvestasi,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, dalam games ini para pemain berlomba membangun aset dengan berinvestasi di beberapa sektor saham serta reksadana, dan menggunakan berbagai aksi secara optimal untuk menjadi investor dengan uang terbanyak pada akhir permainan. “Game ini memungkinkan seseorang dapat mengenal bagaimana caranya mengembangkan aset melalui saham, ataupun menggali lebih dalam mengenai karakter diri apakah lebih tepat sebagai investor maupun pedagang,” jelasnya lagi.

Kompetisi stocklab dilaksanakan di IAIN Bengkulu tersebut diikuti sekitar 100 peserta berasal dari kalangan mahasiswa dan umum, pemenang dalam kompetisi tersebut akan bersaing di tingkat nasional.

“Nanti pemenangnya akan dipilih dan akan di bawa ke kompetisi tingkat lanjut,” tambahnya.

Ia menungkapkan, kegiatan tersebut akan diselenggarakan di 19 kota, dan dua pemenang dari tiap kota akan dibawa ke Jakarta untuk berkompetisi dalam rangkaian peringatan Hut pasar modal pada tanggal 9 Agustus 2017.

“Bengkulu sendiri adalah Kota ke 6 setelah Aceh, Kediri, Kendari, Jambi, dan Semarang,” ungkapnya.

Sementara Kepala OJK Provinsi Bengkulu Yan Syafri mengatakan, kompetisi nasional games investasi pasar modal merupakan sarana memperluas dan meningkatkan pengetahuan dan peran serta masyarakat dalam penggunaan produk dan jasa keuangan di bidang pasar modal.

“Games ini adalah sarana untuk mempermudah pemahaman masyarakat terkait investasi di pasar modal sehingga mengenal produk investasi lalu kemudian tertarik berinvestasi,” ujarnya.

Pihaknya berharap melalui kegiatan tersebut bukan hanya mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat, tapi juga meningkatkan kemauan masyarakat dalam berinvestasi di pasar modal, terutama pada saham dan reksadana.

“Tujuan akhirnya tentu saja semakin banyak masyarakat yang percaya dan mau menginvestasikan asetnya di pasar modal,” tuturnya.

Serupa dengan Kepala OJK Bengkulu, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Bengkulu Early Saputra juga mengatakan pihaknya berharap melalui kegiatan tersebut tingkat literasi keuangan Indonesia khususnya pasar modal akan semakin meningkat terutama di kalangan para generasi muda.

“Games ini juga menjadi sarana penting untuk meningkatkan literasi terhadap pasar modal, terutama di kalangan remaja dan pemula,” ujarnya.

Dengan bermain game ini harapannya masyarakat semakin paham dengan saham dan reksadana. Di Provinsi Bengkulu sendiri investor yang bermain di pasar modal bertambah 25 persen dengan jumlahnya sekarang skitar 1.300 orang berinvestasi d pasar modal.

“Pertumbuhan total aset investasi di pasar modal sekarang di Bengkulu sudah mencapai 8.5 persen dimana setiap bulannya kenaikannya mencapai Rp 1 miliar rupiah. Kami berharap dengan edukasi melalui games ini kenaikannya akan semakin tinggi,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan ini juga mendukung gerakan kampanye dari bursa efek dimana sekarang digencarkkan investasi dengan menabung saham dan bukan jual beli saham.

“Kami kini mengedukasi masyarakat untuk menabung dalam bentuk saham, selain berinvestasi masyarakat nantinya juga akan mendapatkan keuntungan dari pembagian dividen dari saham tersebut,” tambahnya.

Terakhir ia mengatakan, pihaknya berharap dengan diadakannya kompetisi games stocklab ini maka masyarakat akan mengetahui bahwa sebenarnya berinvestasi di pasar modal itu sangat mudah dan menguntungkan.

“Harapan kami dengan kompetisi games stocklab ini masyarakat bisa mengerti mekanisme investasi di pasar modal yang mudah dan juga menguntungkan,” tutupnya.(999/any/adv)