IAI Bengkulu Sosialisasikan Gema Cermat dan Dagusibu

Dari Peringatan World Pharmacists Day

IMG_0511
BENGKULU, BE – Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) Bengkulu, Minggu (11/10) kemarin mensosialisasikan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (Gema Cermat) dan
Dapatkan Gunakan Simpan dan Buang obat (Dagusibu) kepada masyarakat luas di lapangan Sport Center Panjang Bengkulu.
Sosialisasi Gema Cermat dan Dagusibu tersebut diawali dengan senam massal yang diikuti Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah SAg MPd dan lebih dari seribu masyarakat Kota Bengkulu dan sekitarnya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati World Pharmacists Day (Hari Parmasi se Dunia) yang diperingati setiap tanggal 25 September dan merupakan bagian dari Rangkaian Acara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2015 dengan tema “Pharmacist: Your Partner in Health”.
“Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendekatkan profesi apoteker dengan masyrakat, membantu mencerdaskan masyarakat dalam penggunaan obat dan bahan tambahan makanan melalui Program Gema Cermat berupa bagaimana meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap obat, bagaimana mendapatkan, menyimpan, menggunakan dan membuang Obat yang benar melalui DAGUSIBU (Dapatkan Gunakan Simpan dan Buang) obat,” kata Ketua PD IAI Bengkulu, Nurhidayati S.Parm, Apt ME kepada BE, kemarin.
Menurut Dagusibu tersebut juga untuk membantu pemerintah dalam membangun pola hidup sehat di masyarakat sebagai dukungan profesi dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia, khususnya di Provinsi Bengkulu.
“Kegiatan yang kami dilaksanakan itu diikuti oleh apoteker, asisten apoteker yang tergabung dalam Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) juga diikuti oleh masyarakat Umum,” ujarnya.
Selain senam massal, juga dilaksanakan kegiatan pelayanan informasi obat oleh apoteker, pemeriksaan gula darah, kolesterol dan asam urat, pemeriksaan bahan berbahaya pada makanan, minuman dan kosmetik serta games DAGUSIBU GEMA CERMAT,” paparnya.
DAGUSIBU mensosialisasikan kepada masyarakat tentang “Tanyakan Apoteker“ agar Obat memberikan manfaat penyakit hilang dan sehat selalu.
“Tanyakan apoteker, dimana dapatkan Obatnya, supaya dapat obat yang bermutu dan bermanfaat, cara pemakaian dan dosis obat  agar tepat digunakan dan bermanfaat, cara menyimpan obat Supaya kualitas Obat tetap terjamin dan tanyakan ke apoteker cara membuang Obat yang sudah rusak agar tidak membahayakan lingkungan  dan sesama,” urai Nur, sapaan akrabnya.
Kegiatan ini juga berkerjasama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Bengkulu, yakni setelah senam massal tersebut dilanjutkan dengan sikat gigi massal yang diikuti oleh 600 siswa SD se Kota Bengkulu. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) dan HUT Provinsi Bengkulu ke 47 tahun 2015 ini.(400)