Hotel dan Restoran Harus Jadi Tempat Menyenangkan

Badan Perhimpunan Daerah Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI)  menggelar Musyawarah Daerah Provinsi Bengkulu, Rabu (09/08/2017).
Badan Perhimpunan Daerah Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) menggelar Musyawarah Daerah Provinsi Bengkulu, Rabu (09/08/2017).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, upaya pemerintah daerah untuk memajukan sektor pariwisata tidak bisa terlepas dari industri perhotelan dan restoran. Hal ini disampaikannya saat membuka Musyawarah Daerah Badan Perhimpunan Daerah Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Provinsi Bengkulu, Rabu (09/08/2017).

“Tidak mungkin berkembang pariwisata tanpa hotel dan restoran. Oleh karena itu, hotel dan restoran di Bengkulu harus menjadi tempat yang menyenangkan,” kata Rohidin saat memberikan kata sambutan.

Menanggapi itu, Ketua BPD PHRI Provinsi Bengkulu, Sony Adnan menginginkan pemerintah dan PHRI dapat bersinergi dalam memajukan pariwisata di Provinsi Bengkulu. Ia berharap Dinas Pariwisata dapat membuat rencana program baik jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

“Jika pemerintah daerah sudah rencana tersebut, kita para pengusaha dan industri perhotelan dan restoran siap mendukung,” ujar Sony dalam Musyawarah Daerah BPD PHRI Provinsi Bengkulu, Rabu (09/08/2017).

Sinergisitas, lanjut Sony, juga harus dilakukan antara pemerintah daerah di tingkat kabupaten dan kota. Perbaikan – perbaikan juga harus terus dilakukan dari segala aspek baik dari pemerintah maupun pengusaha, yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

“Kunci dari penguatan ekonomi ada dua sektor pariwisata dan kemaritiman. Dua hal ini kita punya, kuncinya ada disitu,” kata pemilik Hotel Nala Sea Side ini. (Dil)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*