Hasyuni Ditemukan, Lorita Masih Hilang

Ist Bengkulu Ekspress. Anggota Polsek Gading Cempaka Kota Bengkulu saat menemukan dan mengamankan motor milik Hasyuni di bandara Fatmawati Soekarno.
Ist Bengkulu Ekspress. Anggota Polsek Gading Cempaka Kota Bengkulu saat menemukan dan mengamankan motor milik Hasyuni di bandara Fatmawati Soekarno.

Ist//Bengkulu Ekspress
Foto Lorita Nur Adiza (15) siswi kelas 7A SMP N 25 Kota Bengkulu hingga saat ini (kemarin,red) belum juga ditemukan.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Misteri hilangnya Hasyuni (26) Guru honorer di salah satu sekolah di Desa Podok Kubang Kabupaten Bengkulu Tengah, terjawab sudah. Hasyuni hilang bukan karena diculik, tetapi dia sengaja meninggalkan rumah untuk mencari perhatian keluarganya. Sementara perempuan lainnya yang juga dilaporkan menghilang Lorita hingga kini belum jelas kabarnya, masih dinyatakan menghilang.

Hasyuni saat pergi dari rumah, Senin (5/2), Hasyuni pamit kepada orang tuahnya ingin mengajar Les siswanya, saat itu sudah pukul 17.00 WIB. Akan tetapi sebenarnya dia tidak mengajar les. Saat berangkat dari rumah ia mengarahkan motornya menuju bandara Fatmawati Soekarno, lalu memarkirkan sepeda motornya diparkiran bandara.

Hal itu diketahui saat Tim Penyidik Polsek Gading Cempaka yang langsung melakukan pengembangan kepada Hasyuni, Sabtu (10/2). Menurut pengakuan Hasyuni kepada Tim Penyidik, usai memarkirkan motornya di parkiran Bandara Fatmawati dengan menggunakan mobil Travel bandara, Hasyuni bermaksud akan pergi ke Lebong. Saat mobil tersebut melintas di depan depan Masjid Jamik Kota Bengkulu, Hasyuni meminta kepada supir untuk berhenti dan membatalkan niatnya untuk pergi ke Lebong.

Kapolsek Gading Cempaka, Kompol Rudi Marwah melalui Kanit Reskrim Iptu Rabnus Supandri SSos mengatakan, dari keterangan yang di sampaikan Hasyuni kepada tim penyidik dapat disimpulkan Hasyuni bukan hilang melainkan sengaja pergi meninggalkan rumah.

‘’Kemungkinan selama ini dia kurang mendapat perhatian keluarganya, jadi dengan melakukan hal ini orang tuanya akan memberikan perhatian lebih kepadanya,’’ terang Rabnus Supandri kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (11/2).
Sementara itu, ketika Bengkulu Ekspress mencoba mengkonfirmasi langsung kerumah Hasyuni di Jalan Timur Indah 5 Kelurahan Timur Indah Kota Bengkulu, kedatangan BE disambut baik ibunya Hasyuni, Nurlina (51).

Dikatakan Nurlina untuk saat ini Hasyuni belum bisa ditemui, namun dirinya mengucapkan terima kasih kepada awak media yang selama ini telah membantu pencarian anaknya hingga berhasil ditemukan dalam keadaan sehat.

‘’Maaf ya, Hasyuni belum bisa ditemui. Kami ucapkan terima kasih telah membantu pencarian selama ini melalui pemberitaan. Untuk barang bukti yang telah dan sudah ditemukan, prosesnya kami serahkan kepada pihak Kepolisian untuk proses selanjutnya,’’ tutur Nurlina.

Berdasarkan penelusuran Bengkulu Ekspress, berdasarkan laporan yang diterima dari Polsek Gading Cempaka, setelah turun dari mobil yang membawanya ke Lebong, Hasyuni pergi ke Hotel Vista di Kelurahan Pengantungan dan menginap selama 2 hari di kamar nomor 11, hingga rabu (7/2).

Hal itu dibenarkan oleh salah satu karyawan hotel tempat Hasyuni menginap tersebut Apriansyah (27). Dikatakannya, bahwa senin malam sekitar pukul 19.30 WIB memang ada seorang wanita yang menginap di hotel tempatnya bekerja dengan nama tersebut (Hasyuni, red).

‘’Waktu datang dia mengatakan menginap semalam disini. Lalu keesokan harinya, selasa (6/2) teman saya Indra menanyakan lagi kepada dia, apakah akan menambah waktu menginap dan dia mengatakan menambah waktu hingga esoknya lagi yakni hingga hari Rabu (7/2),’’ terang Apriansyah, saat di konfirmasi.

Lanjut Apriansyah, pada hari Kamis (8/2) saat rekannya Indra akan membersihkan kamar yang ditempati Hasyuni, di kamar tersebut masih ada barang-barangnya, sedangkan Hasyuni sudah tidak ada lagi di kamar.

‘’Kamar tersebut belum jadi dibersihkan, kami kami beranggapan orangnya masih melanjutkan sewa kamar tersebut,’’ tutur Apriansyah.

Berdasarkan keterangan Hasyuni kepada Tim Penyidik Polsek Gading Cempaka Kota Bengkulu, dirinya meninggalkan hotel pada kamis (8/2) pukul 04.00 WIB Subuh. Saat itu dirinya menuju Masjid Jamik yang tidak begitu jauh dari hotel. Lalu dia menunggu disana hingga ditemukan Imam Masjid Jamik yakni Ahmad Syadikin pada pukul 04.30 WIB. Kemudian oleh Ahmad Sadikin, Hasyuni dibawa kedalam masjid. Usai Salat Subuh Hasyuni diantar oleh rektor Unihaz Dr Yulfiperius MSi, yang saat itu juga Salat di Masjid Jamik.

Dari pengakuan Hasyuni tersebut, Tim Buser Polsek Gading Cempaka menelusuri tempat-tempat tersebut dan semua keterangan tersebut benar. Semua barang tersebut ditemukan dan saat ini masih diamankan di Polsek Gading Cempaka Kota Bengkulu.

‘’Barang-barang tersebut untuk sementara ini masih kita amankan di Polsek Gading Cempaka, untuk penyelidikan selanjutnya. Apakah ini murni dilakukan Hasyuni sendiri atau ada pihak lain yang turut membantu dan terlibat,’’ tutupnya.

Lorita Masih Menghilang
Sementara Lorita Nur Adiza (15), siswi kelas 7A SMP N 25 Kota Bengkulu. Sejak dinyatakan hilang oleh pihak keluarga sejak Kamis (1/2) hingga kini (kemarin,red) belum juga ditemukan.

Hal ini dibenarkan bibi Lorita (adek kandung ibu Lorita), Yuli (40) saat dikonfirmasi Bengkulu Ekspress, kemarin (11/2).

Dijelaskan Yuli, saat ini keluarga terus melakukan pencarian, baik melalui pihak kepolisan maupun memintah bantuan orang pintar untuk mengetahui keberadaan Lorita.

‘’Hari ini (kemarin,red) kami beserta keluarga terus melakukan pencarian keberadaan Lorita,’’ ucap Yuli kemarin (11/2).

Dijelaskan Yuli, awal kepergian Lorita, dikarenakan malam sebelum kepergiannya, Lorita sempat ditegur ibunya. Karena beberapa hari sebelumnya Lorita selalu pulang malam. Lalu keesokan harinya, seperti biasa Lorita berangkat ke sekolah.

Namun ada kejanggalan, biasanya dia pergi ke sekolah diantar tapi pada hari itu Lorita memilih pergi sendiri. Bahkan ia meninggalkan adiknya. Padahal biasanya selalu pergi berbarengan.

‘’Kami tidak curiga saat itu, walaupun Lorita pergi sendiri. Kekhawatiran kami muncul setelah sorenya Lorita tidak kunjung pulang kerumah,’’ jelas Yuli.

Lanjut Yuli, ada indikasi kecurigaan kalau Lorita pergi bersama teman lelakinya berinisial RT, namun saat mencoba mencari keberadaan teman lelakinya tersebut. Handphone maupun akun media sosialnya sudah tidak aktif lagi.

‘’Ada kabar rumah teman lelakinya tersebut di Air Sebakul, namun setelah dicek kesana, tidak ada satupun warga yang mengenalinya,’’ ujar Yuli.

Terpisah Kepala SMP N 25 Kota Bengkulu, Indra Jaya SPd mengatakan, sekolah juga terus memantau dan mencari tahu keberadaa Lorita melalui teman dekatnya di sekolah.

‘’Kita terus membantu pihak keluarga untuk mencari tahu keberadaan Lorita. Kami berharap Lorita segera ditemukan dan kembali sekolah seperti biasanya,’’tukas Indra, saat dikonfirmasi, kemarin (11/2).

Sementara Kasat Reskrim Polres Bengkulu, AKP Djohan Andika SIk menyampaikan, bahwa hingga saat ini pihaknya terus melakukan pencarian Lorita, Siswi SMP N 25 yang dinyatakan hilang sejak kamis (1/2) lalu dan pihak keluarga pun sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bengkulu sekarang ini.

‘’Pencarian terus kita lakukan hingga sekarang ini. Kami harap kepada masyarakat yang mengetahui keberadaan Lorita, agar segera menghubungi pihak keluarga atau langsung ke Polres Bengkulu ataupun kantor Polisi terdekat,’’ tutup Djohan. (529)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*