Hasil Seleksi PAI Diumumkan 2 Desember

pengumuman 2-01BENTENG, Bengkulu Ekspress – Setelah tuntas mengikuti tes tertulis dan wawancara, sebanyak 120 orang calon Penyuluh Agama Islam (PAI) Non Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Benteng hanya tinggal menunggu hasilnya yang akan diumumkan 2 Desember mendatang.

Sesuai dengan kuota, Pansel hanya akan menerima 74 orang yang akan ditugaskan di 9 kecamatan se-Kabupatan Benteng, sebab Kecamatan Merigi Sakti belum memiliki Kantor Urusan Agama (KUA).

“Kita sudah melakukan sejumlah rangkaian tes, seperti tes administrasi, tes tertulis dan tes awancara, dakwah dan mengaji. Saat ini pansel masih melakukan perengkingan dan hanya akan mengambil sebanyak 74 orang,” kata

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Benteng Drs Ajamalus SH MH melalui Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Rolly Gunawan SSosI MHI, kemarin.

Disampaikan Rolly, sesuai tugas pokok dan fungsinya (tupoksi), para penyuluh ini nantinya akan diberikan tugas untuk memberikan pemahaman agama kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Benteng. Sebab itulah, pihaknya mengingatkan kepada para penyuluh yang lulus nantinya untuk berkerja secara optimal. Pasalnya, jika nantinya penyuluh tersebut diketahui melakukan pelanggaran atau tidak menjalankan tugas dengan baik, maka penyuluh tersebut akan diganti dengan urutan peserta terakhir pada hasil perengkingan.

“Apabila dalam pelaksanaannya ada penyuluh yang lalai dalam bertugas, nanti akan diganti sesuai dengan daftar perengkingan,” tambahnya.

Dilanjutkan Rolly, kendati proses perekrutan sudah hampir rampung, pihaknya belum mendapatkan gambaran mengenai honor atau gaji yang akan diterima para PAI Non PNS tersebut. Hanya saja seluruh dana untuk pembayaran honor dianggarkan langsung oleh Kantor Kemenag Pusat.

Selain gaji, pihaknya juga belum mendapatkan petunjuk teknis (juknis) mengenai laporan dan pelaksanaan tugas PAI nantinya. Hanya saja, karena seleksi tersebut merupakan instruksi dari Kemenag Pusat, pihaknya meminta agar seluruh penyluh memiliki pemahaman yang baik tentang informasi dan teknologi (IT).

“Juknisnya seperti apa, kita masih menunggu petunjuk dari pusat. Yang jelas, seluruh PAI harus paham tentang IT, sebab diprediksi laporan kegiatan nantinya akan disampaikan langsung ke Kemenag Pusat,” tutup Rolly.(135)