Hari Ini, Empat Jago Indonesia Bertarung di 8 Besar Hong Kong Open

China's seed number one Wang Yihan's hand holds the shuttlecock during the women's singles badminton match against Michele Li of Canada at the London 2012 Olympic Games in London on July 30, 2012. Wang won the match 21-8, 21-6. AFP PHOTO / ADEK BERRY        (Photo credit should read ADEK BERRY/AFP/GettyImages)

HONG KONG – Empat wakil Indonesia lolos ke perempat final Yonex Sunrise Hong Kong Open 2016 superseries, yang laganya akan digelar di Hong Kong Coliseum, Kowloon, Jumat (25/11) siang ini.

Mereka yakni, dua ganda campuran terbaik Cipayung, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto. Ganda putra Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro dan tunggal putra veteran, Sony Dwi Kuncoro.

Owi/Butet mengalahkan Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang), 15-21, 21-17, 21-17. “Kami menang pengalaman dari lawan,” kata Butet.

Di 8 Besar hari ini, pasangan juara Olimpiade Rio 2016 itu akan berhadapan dengan Liu Cheng/Li Yinhui. “Kami akan memanfaatkan angin yang kebetulan cocok dengan pukulan kami,” sebut Owi. Mereka juga berusaha menjaga permainan supaya sakit di lutut Butet juga tidak semakin berlebihan.

Duel ganda putra sesama Indonesia juga turut mewarnai babak kedua kemarin. Ahsan/Rian rupanya sudah terlalu paham dengan permainan Angga/Ricky. Alhasil mereka menang, 21-19, 21-16. Berikutnya Ahsan/Rian akan berjumpa dengan unggulan pertama sekaligus peringkat pertama ganda putra dunia, Goh V. Shem/Tan Wee Kiong.

Adapun Sony yang tampil menghadapi Boonsak Ponsana tak terlalu mendapatkan kesulitan. Kemarin, Sony unggul straight game, 21-19, 21-16. Sudah cukup lama mereka tidak bertemu di atas lapangan. Terakhir kali berjumpa, Sony unggul kala tampil di Korea Open 2013 silam.

Berikutnya, Sony akan menghadapi pebulu tangkis tuan rumah, Hu Yun. Meskipun track record pertemuan keduanya masih imbang. Namun, catatan pertemuan mereka terakhir kali di Indonesia Open 2016 bisa menjadi perhatian. Kala itu, Sony harus mengakui kekalahan dari Hu Yun.

Pada pertandingan yang lainnya dua ganda putri Indonesia, Anggia Shitta/Ni Ketut Mahadewi dan Della Destiara Haris/Rosyita Eka Sari  harus tersungkur setelah tumbang lawan masing-masing. Anggia/Ketut takluk dari  unggulan pertama, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahasi, 19-21, 11-21. Sedangkan Della/Rosyita tumbang dari unggulan ke-8, Chang Ye-na/Lee So-hee, 18-21, 16-21.

Anggia mengaku kalau permainannya kemarin belum maksimal. “Daya tahan di lapangan kami harus lebih baik. Lebih berani dengan bola lanjutan,” urainya. Selanjutnya mereka dijadwalkan turun di Macau Open pekan depan. “Kami harus menjaga mental, soalnya di dua turnamen kalah pada babak dua terus,” timpal Ketut. (nap/adk/jpnn)