Harga Cabai Melambung

Jpeg
CABAI: Salah satu petani cabai tengah menyusun hasil panennya. Saat ini harga cabai di Kabupaten Rejang Lebong sedang melambung, dimana di tingkat petani saja sudah menyentuh Rp 50 ribu per Kg.(Foto ARY/BE).

 CURUP, BE – Sejumlah petani cabai di Kabupaten Rejang Lebong saat ini tengah menikmati menjadi petani. Pasalnya dalam beberapa minggu terakhir, harga cabai di Kabupaten Rejang Lebong sedang mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Berdasarkan pantauan Bengkulu Ekspress, saat ini harga cabai di tingkat petani saja sudah menyentuh angka Rp 50 ribu per Kg. Padahal sebelumnya hanya berkisar antara Rp 30 hingga Rp 35 ribu per Kg.

Kenaikan hargai cabai tersebut tentunya disambut baik oleh para petani cabai di Kabupaten Rejang Lebong. Salah satunya Afip Munandar (32) petani di Desa Karang Jaya Kecamatan Selupu Rejang.

“Kalau harganya tetap seperti saat ini, tentunya petani sangat bersyukur karena harganya cukup tinggi,” ungkap Afip.

Terkait dengan kenaikan harga cabai ini sendiri, menurut Afip dikarenakan stok cabai di Rejang Lebong saat ini masih sedikit. Hal tersebut dikarenakan banyak petani cabai yang gagal panen maupun gagal tanam cabai lantaran cuaca yang cukup ekstrem beberapa pekan terakhir. Dimana menurut Afip, lantaran curah hujan yang cukup tinggi, sehingga membuat tanaman cabai menjadi busuk baik dari buah maupun batangnya.

“Karena cuaca yang cukup ekstrem sehingga banyak tanaman cabai petani terkena penyakit busuk kering, sehingga banyak petani yang gagal panen, selain itu juga banyak petani yang telah habis masa panennya”, sampai Afip.

Apa yang disampaikan Afip tersebut, juga disampaikan Samsul (35) petani Desa Air Meles Bawah Kecamatan Curup Timur. Tingginya harga cabai saat ini selain karena banyak yang gagal panen juga karena tidak ada pasokan cabai dari luar daerah, dimana menurutnya, biasanya cabai merah didatangkan dari Padang Sumetara Barat.

“Meskipun banyak banyak yang gagal namun kita masih ditolong oleh harga yang saat ini cukup tinggi,” paparnya
Di sisi lain, berdasarkan pantauan Bengkulu Ekspress di Pasar Atas Kota Curup, harga cabai ditingkat pedagang berkisar antara Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu per Kg. Menurut Ade (40) salah satu pedagang, harga cabai tingkat pedagang tinggi karena harga dari tingkat pengepul juga sudah sangat tinggi.

“Kita menjual tinggi karena modal kita juga cukup tinggi,” jelas Ade.

Diungkapkan Ade, kenaikan harga cabai tersebut saat ini mulai dikeluhkan para pembeli yang didominasi ibu-ibu. Karena menurutnya harga cabai yang cukup tinggi ini sudah belangsung selama beberapa minggu terakhir. (251)