Hama Babi Resahkan Petani

Penampakan babi hutan

TETAP, BE – Para petani di Kecamatan Tetap Kabupaten Kaur saat ini mulai resah. Pasalnya belasan hektare tanaman jagung terancam gagal panen akibat diserang hama babi. Selain memakan buah jagung, hama babi juga memporak porandakan batang jagung.

“Babi ini memakan jagung itu datang bergerombolan, dalam semalam saja memakan buah jagung hingga 10 buah per ekor,” keluh Judin (43), petani Desa Babat Kecamatan Tetap kemarin (6/11).

Dikatakanya, sebagian petani telah berusaha melakukan pengawasan areal perkebunan dengan cara membakar ban bekas di sekeliling tananaman jagung. Tetapi setelah api mati, kawanan babi kembali masuk ke areal perkebunan untuk memakan buah jagung yang masih muda.

“Jagung yang dimakan oleh babi ini bukan yang tua, tetapi yang masih muda. Kalau sudah tua tidak lagi diganggu, karena buahnya sudah mulai keras dan tidak bisa digigit babi lagi,” ujarnya.

Senada juga di ungkapan Sasnanto (38) petani sekitar, ia mengaku sebagian petani nekat memasang kawat setrum disekeliling areal perkebunan agar kawanan babi tidak masuk. Tetapi melihat biaya yang diperlukan sangat banyak, sebagian petani tidak mampu membeli mesin gingset dan membeli minyaknya.

“Kami berharap kepada pemerintah daerah agar bisa membantu bibit, pupuk dan olah lahan di musim tanam berikutnya. Karena saat ini kebanyakan petani mengalami rugi,” harapnya.(618)