Guru SLB Jangan Dimutasi

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Sekretaris Dinas (Sekdis) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olaharga (Dikpora) Kepahiang, Drs H Holil menyarankan, agar Pemerintah Daerah (Pemda)  tidak melakukan mutasi terhadap  guru Sekolah Luar Biasa (SLB). Hal itu guna menjaga kondisi  di lingkuan SLB  hingga pelaksanaan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik, tanpa adanya rasa kekhawatiran akan dipindahkan.

Menurut Holil, saat ini pihaknya  telah melaksanakan evaluasi terhadap sejumlah guru kontrak.  “Sebagian besar guru kontrak di SLB sudah mengabdi cukup lama, yang sudah barang tentu punya pengalaman mendidik anak berkebutuhan khusus tersebut,” ungkap Holil.

Holil berpendapat, sebaiknya guru SLB tidak dimutasi. Sepanjang guru tersebut memiliki komitmen kerja dan memiliki kemampuan.

“Kalau saya menyarankan agar guru SLB itu jangan dimutasi mutasi. Apalagi guru yang memang punya  kemampuan untuk mendidik anak berkebutuhan khusus,” ungkap Holil, Selasa (15\11).
Dikatakannya, jika SLB diajar oleh guru yang bukan spesialis SLB, maka akan ada proses adaptasi yang membutuhkan waktu. Sedangkan anak di SLB butuh perhatian dan cara yang mengajar khusus.

“Tidak gampang mendidik anak berkebutuhan khusus tersebut dan tidak mudah pula untuk mencari guru yang memiliki kemampuan untuk mendidik anak   di SLB itu,” kata Holil.
Dengan demikian, sebaiknya guru SLB tidak dirotasi sepanjang belum ada pengganti yang pas. Meski demikian, guru SLB yang ada saat ini harus tetap berkomitmen soal kinerja.

“Seperti ada guru jurusan tuna grahita, ada juga guru jurusan tuna netra dan sebagainya. Nah kalau guru tamatan PGSD biasa lari ke sana, bisa stres.  Kalau gurunya stres,” singkat Holil. (320)