Gub dan Wagub Tinjau Gedung DPRD

RIO-GUB WAGUB TINJAU LOKASI KEBAKARAN DPRD PROV (4)

BENGKULU, BE – Gubernur Bengkulu Dr H Ridwan Mukti dan Wakil Gubernur Dr H Rohidin Mersyah MM didampingi Plt Sekda Drs H Sumardi MM, para pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Bengkulu, usai sidang paripurna mengesahkan Perda Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, kemarin (16/2), langsung meninjau gedung DPRD yang terbakar 3 Februari lalu.

Ridwan Mukti tampak melihat sisa kebakaran itu dari luar, karena garis polisi masih terpasang dan tidak boleh melintasinya. Peninjauan dimulai dari pintu masuk utama, yang tersisa hanya bangunan beton. Sedangkan pintu, kusen. plafon, dan perlengkapan dewan lainnya ludes terbakar. Paninjauan dilanjutkan ke pintu masuk para pimpinan dewan. Kondisinya pun tetap sama yang terlihat hanya puing-puing meja, kursi dan papan para pimpinan dan pejabat sekretariat dewan pun sudah menjadi arang.

Untuk memastikan kondisi ruangan  para anggota DPRD yang digunakan saat ini, RM juga menyambangi ruangan tersebut. Memang terlihat begitu sesak, karena selain digunakan untuk ruang para komisi, ruang yang sama juga digunakan sebagai ruang fraksi. Ruang yang digunakan para wakil rakyat itu adalah gedung yang tidak terbakar yang selama ini digunakan sebagai ruang fraksi-fraksi dan kehumasan.

Terakhir, RM melihat ruang kerja Ketua DPRD Ihsan Fajri di lantai pertama gedung fraksi. Kondisinya pun belum memadai karena hanya ada kursi dan meja seadanya. Selain itu, ruangannya juga sempit yang sebelumnya digunakan sebagai ruang dokumentasi dan publikasi Bagian Humas DPRD.

Saat diwawancarai usai melihat langsung kondisi gedung wakil rakyat itu, Ridwan Mukti mengungkapkan bahwa bahwa hari Kamis besok hasil daril laboratorium forensik kepolisian keluar hasilnya, sehingga garis polisi pun segera dibuka. Setelah itu, ia meminta Sekretaris Dewan (Sekwan) Hendra Purnama SE untuk menurunkan tim ahli konstruksi dari Dinas PU Provinsi Bengkulu bersama ahli teknik sipil dari Universitas Bengkulu (Unib).

“Tim ahli konstruksi itu kita minta meneliti kondisi kontruksi gedung ini, apakah ada yang bergeser akibat panas saat kebakaran atau masih kokoh seperti sediakala,” katanya.

Jika masih kokoh, ia pun meminta Sekwan segera untuk merenovasinya dengan menggunakan anggaran tak terduga. Hanya saja renovasi yang dilakukan ini adalah renovasi ringan seperti membersihkan sisa kebakaran, memasang plafon, pintu dan lainnya. Renovasi itu agar gedung itu bisa digunakan oleh para anggota dewan untuk menjalankan aktivitasnya.

“Kalau untuk membangun yang sempurna, kita sudah sepakat untuk menganggarkannya melalui APBD Perubahan,” imbuhnya.

Selain itu, RM juga berharap Senin besok (22/2) sudah mendapatkan keterangan dari tim ahli kontruksi, dan awal Maret ia menginginkan renovasi ringan sudah selesai dan bisa ditempati anggota dewan.

Sementara itu, Ketua DPRD Ihsan Fajri juga sangat berharap gedung tersebut dapat digunakan secepatnya, meskipun hingga saat ini ia mengaku kinerja dewan tidak terganggu dengan kebakaran itu.

“Kerja dewan tidak terhenti karena musibah kebakaran, kami terus bekerja walaupun ada keterbatasan karena ruangan yang digunakan kurang memadai,” singkatnya.(400)