Gub Apresiasi Bank Bengkulu, Pertumbuhan Laba Meningkat

Bank Bengkulu
Gubernur Bengkulu berfoto bersama Dewan Komisaris dan Direksi Bank Bengkulu, serta perwakilan Walikota dan Bupati se-Provinsi Bengkulu, usai rapat umum pemegang saham di Hotel Santika, kemarin (12/4). (Foto MELTA/BE).

BENGKULU, BE – Gubernur Bengkulu, H Dr Ridwan Mukti mengatakan, laporan keuangan Bank Bengkulu sangat baik. Sebab, berdasarkan laporan keuangan, pertumbuhan laba Bank Bengkulu dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.

“Kita berikan apresiasi yang tinggi kepada direksi beserta komisaris staf dan jajaran Bank Bengkulu atas laporan keuangan tahun 2016,” ungkap Ridwan Mukti usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan tahun 2016 Bank Bengkulu di Hotel Santika, kemarin (12/4).

Dikatakan Gubernur, laporan keuangan yang dibuat tersebut sudah kredibel dengan pemeriksaan ketat dari kantor akuntan ternama Hadori dengan predikat unqualified opinion atau Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). “Laporan keuangan Bank Bengkulu mendapat predikat WTP, ini tentu sangat membanggakan,” tuturnya

Diakuinya, prestasi dan investasi di Bank Bengkulu juga baik berdasarkan peringkat yang diberikan oleh perbankan yang ada di Indonesia.

Sementara, Direktur Utama Bank Bengkulu, H Agusalim SE ME, mengatakan, Bank Bengkulu terus mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya agar mampu menghasilkan laba bersih yang semakin maksimal.

Kemudian, ia mengatakan, salah satu arah kebijakan Bank Bengkulu kedepan yaitu menjadikan Bank Bengkulu sebagai mitra strategis pemerintah provinsi, kabupaten dan kota maka Bank Bengkulu akan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik yang berkualitas dan terpercaya dalam pengelolaan kas daerah.

Menjadi mitra pemda dalam menggerakkan sektor riil, berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sebagai modal pembangunan daerah, ikut serta dalam pembiayaan belanja modal dan jaminan pekerjaan pada pemerintah daerah, dan melaksanakan program corporate sosial responsibility (CSR) melalui program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat melalui pemerintah daerah.

“Untuk itu kami sangat berharap dukungan pemegang saham dan dapat saling bersinergi dalam membangun perkenomian di Provinsi Bengkulu melalui peningkatan setoran modal dan tetap mempercayakan pengeloaan kas umum daerah dan dana-dana lainnya kepada Bank Bengkulu,” ujar Agusalim.

Ia menambahkan, penambahan setoran modal kepada Bank Bengkulu merupakan investasi yang memiliki imbal hasil yang besar sebagai sumber pendapatan asli daerah dengan rata-rata ROI sebesar 30%, jauh lebih tinggi apabila dibandingkan dengan investasi lainnya.(999/cik14)