Gotong Royong Perbaiki Jembatan

selatan_gotong-royong
SEMANGAT:Warga Desa Cinto Mandi, Pino Raya bersemangat gotong royong mengganti lantai jembatan rusak dengan dibantu pegawai kantor Camat Pino Raya dan anggota Polsek Pino Raya, Selasa (22/11). (Foto ASRI/BE).

PINO RAYA, BE – Jika sebelumnya warga Desa Babatan Ulu, Seginim bersama warga Desa Penandingan, Air Nipis gotong royong memperbaiki lantai jembatan yang menghubungkan kedua desa tersebut. Kali ini warga Desa Cinto Mandi, Pino Raya juga bergotong royong memperbaiki lantai jembatan.

Kapolsek Pino Raya, Iptu Sugiyo membenarkan adanya gotong royong warga memperbaiki lantai jembatan tersebut. Menurutnya, kegiatan gotong royong dilakukan kemarin warga Desa Cinto Mandi dan pegawai Kantor Camat Pino Raya serta anggota Mapolsek Pino Raya.

“Warga bergotong royong memperbaiki lantai jembatan, sebab lantai jembatan sudah bahkan satu bulan lalu sudah ada warga yang terjatuh dari jembatan karena ban sepeda motornya terperosok dalam lantai jembatan,” katanya.

Camat Pino Raya, Efredi Gunawan SSTP mengatakan papan untuk memperbaiki lantai jembatan tersebut bersumber dari bantuan PT Agro Bengkulu Selatan (ABS). Adapun jembatan yang direhab ini panjangnya 12 meter dan lebar 4 meter. Dengan begitu diharapkan ke depan tidak ada lagi kendaraan yang terperosok dan jauh ke sungai.

“Alhamdulillah berkat bantuan PT ABS, warga bisa mengganti lantai jembatan yang sudah rusak,” ujarya.

Hakimin, Sekretaris Desa Cinto Mandi, Pino Raya mengatakan, perbaikan lantai jembatan tersebut lantaran lantai jembatan sudah lama rusak. Sedangkan perbaikan dari Pemda BS belum kunjung teralisasi. Sehingga warga berinisiatif meminta bantuan PT ABS untuk memperbaikinya. Sehingga PT ABS memberi bantuan papan untuk lantai jembatan.

“Adanya perbaikan lantai jembatan secara gotong royong karena kami prihatin dengan kondisi lantai jembatan yang sudah lama rusak, kami khawatir, jika tidak segera diperbaiki, ke depan akan ada korban jiwa karena jatuh dari jembatan yang sudah rusak parah tersebut,” ujar Hakimin. (369)