Gelar Haji Harus Menjadi Teladan

Ary, Kedatangan Jemaah Haji RL (1)

CURUP, BE- Penjabat Bupati Rejang Lebong H Andi Roslinsyah MT berharap agar jamaah haji Rejang Lebong yang baru pulang bisa menjadi suri tauladan di tengah-tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menyambut jamaah haji asal Rejang Lebong, kemarin.
“Sebagai seorang muslim yang telah melaksanakan ibadah haji dipandang oleh masyarakat sebagai seorang mukmin yang sempurna, suci dan bersih sehingga  mempunyai kedudukan sosial yang terhormat serta sebagai suri tauladan di tengah-tengah masyarakat,” harap Andi.
Menurut Andi, bagi seorang mukmin yang telah melaksanakan ibadah haji ibarat sehelai kain putih yang bersih dan apabila terkena noda sedikit saja, sudah kelihatan dengan jelas. Oleh karena itu, ia berharap kepada jamaah haji yang baru pulang untuk mempersiapkan diri untuk terjun ke masyarakat dengan mengaktualisasikan diri nilai-nilai yang relevan dengan predikat haji yang diperoleh melalui perjuangan yang panjang.
“Dengan begitu maka predikat haji yang mabrur dan hajjah yang mabrurah dapat terwujud dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Andi.
Lebih lanjut Andi menjelaskan, jadilah panutan masyarakat dalam menjalankan aktivitas keagamaan serta dapat memberikan kesejukan, kedamaian dan pencerahan di masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Andi juga mengucapkan selamat datang kembali ke tanah air dan di Bumei Pat Petulai.
“Selamat berkumpul kembali dengan keluarga, sanak saudara dan rekan handai tolan,” ujar Andi.
Ia juga atas nama priadi dan pemerintah Kabupaten Rejang turut berdukacita dan berbela sungkawa atas meninggalnya satu jamaah hari asal Kabupaten Rejang Lebong atas nama Haji Harus Tobi Sendang yang berasal dari Kecamatan Binduriang.
“Mari kita doakan bersama semoga meninggalnya beliau sebagai syuhada dan mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” doa Andi.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag),  Drs HM Ch Naseh, MEd mengungkapkan jumlah jamaah haji yang pulang ke Rejang Lebong sebanyak 177 orang, karena satu orang meninggal dunia saat di tanah suci. Menurut Naseh jamaah haji asal Rejang Lebong tergabung dalam Kloter 9 Padang.
“Alhamdulillah karena dari beberapa insiden yang terjadi di tanah suci, jamaah haji kita asal Rejang Lebong ini selamat mulai dari badai pasir, jatuhnya crane, tragedi mina hingga hotel terbakar,” jelas Naseh.
Menurut Naseh dalam menjaga nilai-nilai haji para jamaah haji yang ada di Rejang Lebong baik yang baru pulang maupun yang berangkat pada tahun-tahun sebelumnya. Pihak Kemenag Rejang Lebong menggelar pengajian rutin setiap bulannya. Dimana menurutnya pengajian rutin tersebut dilakukan pada minggu kedua setiap bulannya.
Di sisi lain, berdasarkan pantauan Bengkulu Ekspress, sebanyak 177 jamaah haji asal Rejang Lebong tiba di Masjid Agung Baitul Makmur Kota Curup sekitar pukul 12.50 WIB. Kedatangan jemaah haji Rejang Lebong ini disambut langsung oleh Penjabat Bupati Rejang Lebong H Andi Roslinsyah bersama unsur FKPD Rejang Lebong.
Selain itu, ribuan keluarga jemaah haji yang menjemput kepulangan jemaah haji memenuhi halaman masjid yang ada di Jalan Sukowati tersebut. Isak tangis haru mewarnai kepulangan para jemaah haji ini setelah 40 hari meninggalkan saudaranya di Rejang Lebong. (251)