Gasak 2 Brankas, Rampok Rp 215 Juta

RIO-PEMBOBOLAN SAMPING PANSIT ECE PANORAMA (3)BENGKULU, BE – Jelang pergantian tahun 2014 diwarnai aksi perampokan. Dalam tempo waktu sekitar 1  jam  saja, ada 2 brankas yang digasak kawanan perampok. Pertama, terjadi sekitar pukul 3.00 WIB, kemarin yang melanda kantor  simpan pinjam AMF Syariah yang terletak di Jalan Belimbing RT 5 Kelurahan Lingkar Timur. Dalam aksi itu, perampok berhasil menyikat uang tunai sebesar Rp 15 juta, laptop dan lainnya. Hanya berselang sekitar 1 jam kemudian, pelaku mengasak brankas  PT Ciomas Adisatwa yang terletak di Jalan Asahan RT 1 Kelurahan Padang Harapan. Di lokasi itu, bandit yang diperkirakan lebih dari satu orang itu, berhasil mengasak uang senilai sekitar Rp 200 juta.   “Kami yakini, pelaku merupakan profesional. Sebab, jika dilihat dari cara kerja yang cepat dan yang menjadi sasarana merupakan brankas tempat penyimpanan uang dan surat berharga,” ujar salah-seorang karyawan PT Ciomas Adisatwa yang mengaku bernama Edwin, kemarin di TKP.

Menurutnya, kondisi kantor sepi dan tidak ada penjaga malam di kantornya. Sehingga, kondisi itu membuat para pelaku dengan leluasa melancarkan aksinya, menyikat brankas di kantornya. Pelaku masuk ke ruangan kantor, setelah mencongkel bagian pintu dengan mengunakan linggis. Hal itu, terlihat dari bekas congkelan linggis di bagian bawah dan samping pintu. Aksi itu, diketahui setelah pagi harinya, ketika dirinya akan membuka kantor tersebut. Alangkah terkejutnya, dirinya ketika melihat seisi kantor yang sudah dalam keadaan berantakan. ” Yang jelas pelakunya, bukan orang sembarangan pak. Karena, terlihat dari cara kerja yang cepat dan rapi,” akunya.

Sementara itu, Antoni, warga yang berada di sekitar kantor koperasi simpan pinjam AMF Syariah, mengatakan pada saat  kejadian pembobolan di kantor itu terjadi. Dirinya, melihat ada mobil Toyota Inova warna silver yang terparkir di depan kantor tersebut. Selain itu, juga dirinya melihat ada beberapa pelaku yang mengunakan sebo. Hanya saja, kala itu dirinya tidak terpikir jika itu merupakanan kawanan perampok. Akan tetapi, dirinya baru mengetahui setelah warga sudah ramai yang menerangkan jika ada pembobolan pada kantor koperasi simpan pinjam tersebut. ” Memang saya melihat ada mobil Inova parkir di depan kantor itu pak, namun saya tidak terpikir jika itu pelakunya pak,” bebernya.

Kapolres Bengkulu, AKBP Adrian Indra Nurita, SI.k membenarkan kejadian pembobolan brankas di dua tempat yang berbeda tersebut. Sejauh ini, pihaknya telah menyebar petugas, baik itu berpakaian preman maupun lengkap untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku. Begitu juga dengan berkoordinasi dengan polres diwilayah hukum Polda Bengkulu dan polres tetangga. Seperti, Lubuk Linggau, Lampung, Padang dan lainnya. Hal itu, dilakukan untuk mempercepat terungkapnya kasus ini. ” Kita tengah bekerja maksimal di lapangan untuk mengungkap 2 kasus pembobolan brankas itu,” sampainya.

Dikatakannya,  selain itu pihaknya juga sudah melakukan proses olah TKP di dua lokasi kejadian yang berbeda itu. Begitu juga, dengan meminta keterangan dari para saksi.  Sebab, saksi dan  hasil olah TKP ini merupakan dasar dan petunjuk bagi pihaknya untuk melakukan pengungkapan kasus yang terjadi penghujung tahun 2014 ini. Akan tetapi,  pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah pemain baru atau lama yang melancarkan kedua aksi ini. Karena, masih dalam proses penyelidikan pihaknya. ” Yang jelas,  anggota sudah kita kerahkan untuk mengejar pelakunya,” timpalnya. (111)