Gapoktan Tolak Damai Penyelewengan Sapi

3

BENGKULU, BE– Anggota gabungan kelompok tani (Gapoktan) Karya Bakti, kembali mendatangi kantor Reskrim Polda Bengkulu, kemarin. Kedatangan 10 orang pengurus dan anggota Gapoktan ini untuk memberikan penjelasan kepada polisi bahwa mereka tidak mau berdamai atas perkara dugaan penyelewengan bantuan sapi yang telah dijual oleh oknum Kepala Desa berinisial RO. Gapoktan tidak mau mencabut laporan dugaan penyelewengan sapi itu, meskipun sang Kades RO berjanji mau mengembalikan 9 ekor sapi bantuan yang telah ia jual.

“Berdasarkan kesepakatan kami bersama, setelah berembuk kami akan terus melanjutkan kasus ini,” tegas Ketua Gapoktan Karya Bakti Suparso pada BE kemarin.

Sekretaris Gapoktan, Krisdianto menambahkan, kasus ini telah berjalan dan akan selalu berjalan. Karena perbuatan oknum Kades tersebut sudah sangat fatal kesalahannya. Untuk itu mereka dari Gapoktan meminta polisi terus memeriksa para terlapor atas perbuatan mereka. Sehingga, hukum di Indonesia akan selalu berjalan sebagai mana seharusnya.

”Bagi yang bersalah harus dihukum sesuai perbuatan yang mereka lakukan. Jangan anggap kami orang kecil/kampung bisa diinjak-injak begitu saja,” tegasnya. (614)