Ganti Rugi Belum Dibayar,Warga Blokir Jalan

Ganti Rugi Belum Dibayar,Warga Blokir Jalan
BLOKIR : Warga yang mengaku lahannya diserobot dan belum diganti rugi pihak PT ABS memblokir jalan menuju perkebunan PT ABS di Desa Cinto Mandi,Pino Raya, Rabu (13/13) siang.

PINO RAYA,BE- Kesabaran warga menunggu pihak PT Agro Bengkulu Selatan (ABS) membayar ganti rugi lahan yang menurut warga diserobot pihak ABS sepertinya sudah memuncak. Akhirnya warga memblokir jalan yang merupakan akses ke lahan PT ABS di Desa Cinto Mandi, Pino Raya.

” Langkah ini kami tempuh karena pihak ABS tak kunjung membayar ganti rugi atas lahan kami yang mereka serobot,” Kata Hakimin Kepada,salah satu perwakilan warga yang memblokir jalan,Rabu (13/12) siang.
Menurut Hakimin, warga sudah mengunjungi pihak ABS bahkan menyampaikan permasalahan tersebut ke Pemda Bengkulu Selatan (BS), bahkan saat itu pihak ABS mengaku siap mencari solusi terbaik. Hanya saja hingga kemarin tidak ada tanda -tanda pihak ABS memenuhi tuntutan warga akan memberikan ganti rugi terhadap lahan warga yang mereka serobot dan ganti rugi tanam tumbuh di lahan warga yang dijadikan jalan. Oleh karena itu,kemarin siang beberapa warga, yakni Hakimin sendiri yang sekaligus menjabat sekretaris Desa Cinto Mandi bersama 8 warga lainnya, Rasikin, warga desa Nanjungan, Mardan warga Desa Nanjungan, Setandi warga Desa Cinto Mandi, Ransin warga Desa Cinto Mandi, Fauzan warga Desa Cinto Mandi, Yahin warga Desa Kembang Seri, Keco warga Desa Kembang Seri dan Hengki juga warga Desa Kembang Seri memblokir Akses Jalan menuju Lokasi Perkebunan PT ABS di Desa Cinto Mandi,Pino Raya.
Aksi penutupan Jalan tersebut dilakukan sebagai bentuk perlawanan terhadap pihak PT ABS yang dianggap tidak menanggapi tuntutan Ganti Rugi Lahan Kebun serta Lahan yang dijadikan jalan oleh PT ABS yang diklaim oleh Masyarakat. Ke-9 warga tersebut merupakan warga Pengklaim Lahan Kebun dan warga yang lahannya dibuat Jalan oleh Pihak PT ABS.
” Sebelum ganti rugi dibayar, blokir ini tidak akan kami buka” tandas Hakimin diamini rekan-rekannya.
Dijelaskan Hakimin, saat aksi pemblokiran itu,ada 2 orang petugas Lapangan dari PT ABS yakni Miskan dan Bambang.Kedua petugas ini menyatakan akan menyampaikan Tuntutan Masyarakat kepada Pihak Pimpinan PT ABS.
” Ada perwakilan pihak ABS yang turun. Mereka berjanji akan menyampaikan tuntutan kami pada atasan mereka” tutup Hakimin. (369)