Gagal Memperkosa, Pemuda Babak Belur

rio-pelaku-pencurianpercobaan-pemerkosaan-diamankan-polsek-ratu-samban-ditangkap-dipukul-massa-1
DIAMANKAN: Pelaku percobaan pemerkosaan dan pencurian saat diamankan Polsek Ratu Samban. (Foto RIO/BE).

BENGKULU, BE – Perbuatan seorang pemuda berinisial DD alias Deden, warga Jalan Kebun Kenanga, Kelurahan Penurunan Kota Bengkulu tak pantas dicontoh. Pasalnya, bujangan ini melakukan pencurian dan percobaan perkosaan terhadap FC (23), gadis yang merupakan pemilik rumah yang ia curi, pada Senin (14/11) pagi. Beruntung korban berhasil melakukan perlawanan, sehingga pelaku menjadi bulan-bulanan keluarga korban dan masyarakat sekitar rumah korban yang terletak di Jalan Nala, Nomor 128, Kelurahan Anggut Bawah. Kemudian diserahkan ke Polsek Ratu Samban untuk diproses lebih lanjut.

Kapolres Bengkulu, AKBP Ardian Indra Nurinta SIK melalui Kapolsek Ratu Samban, Kompol Darno membenarkan hal tersebut. Sejauh ini korban masih dimintai keterangan. Selain itu korban masih shock, pasca gagal di perkosa pelaku. Selain itu, korban juga menderita beberapa luka akibat melawan tersangka. Begitu juga dengan Eva Susianti (42) yang merupakan ibu kandung korban.

“Hari ini kita menerima laporan percobaan perkosaan dan pencurian, korban masih kita mintai keterangan karena masih menderita luka dan shock. Begitu juga pelaku, yang mengalami luka akibat perlawanan dari keluarga korban,” ujar Kapolsek.

Menurut Kapolsek, pelaku masuk ke dalam rumah korban setelah berhasil merusak terali besi.

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, pelaku langsung menuju lemari di salah satu kamar di rumah korban dan berhasil mengambil dua unit handphone. Karena merasa kondisi rumah sedang sepi, pelaku melanjutkan pencarian barang berharga di rumah korban. Sampai akhirnya pelaku membuka pintu kamar korban, melihat korban sedang tertidur timbul niat jahat pelaku. Pelaku kemudian melepas celana panjang yang ia gunakan dan langsung memeluk serta mendekap korban.

Tentu saja korban langsung berteriak ada orang asing masuk ke dalam kamar terlebih lagi memeluk sambil setengah telanjang. Teriakan korban itu didengar oleh ibu korban yang saat itu belum terlalu jauh meninggalkan rumah. Dalam perjalanan kembali ke rumah, korban sudah mati-matian membela diri. Bahkan pelaku sempat memukulkan martil ke kepala belakang korban dan menggigit paha korban. Upaya tersebut tidak berhasil sampai ibu korban sampai dirumah.

Sadar dirinya terpojok, pelaku malah semakin beringas, ia mengambil palu martil dan memukulkan ke ibu korban. Sampai akhirnya ibu korban nekat meremas kemaluan tersangka yang saat itu hanya mengenakan celana dalam. Remasan dibagian vital membuat pelaku tumbang, tidak lama kemudian warga sudah ramai mendatangi rumah korban mencari tahu keributan yang terjadi. Sehingga pelaku berhasil diamankan. (167)