Festival Tabot Tahun 2015 Berakhir Sukses

Angga Dwinka - Festival Tabot 2015
Festival Tabot tahun 2015

Foto – Angga Dwinka

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Perayaan festival tabot tahun 2015, hari ini, Jumat (23/10/2015) telah berakhir. Ritual tabot tebuang mengakhiri semua rangakain festival Tabot di Kota Bengkulu ini.

Ritual tabot terbuang diawali dengan pelepasan arakan para Keluarga Kerukunan Tabot (KKT) oleh Gubernur Bengkulu, H Junaidi Hamsyah sekitar pukul 14.00 WIB di gedung daerah. Dari sana arak-arak pembawa Tabot berangkat menuju tempat makam Imam Senggolo di Karbela.

Sepanjang jalan yang dilewati arak-arakan Tabot dipadati Ribuan masyarakat yang ikut menyaksikan ritual akhir festival Tabot tahun 2015 ini.

Festival Tabot tahun 2015 terbilang sukses dari segi festival dan ritual. Semua kegiatan yang direncakan berjalan aman dan lancar tanpa gangguan yang berarti.

Berbagai perlombaan digelar pada festival tabot tahun ini. Festival tari kreasi baru daerah, pemilihan putri hijab tahun 2015, lomba ikan-ikan, lomba lagu perjuangan, lomba musik Dol SD, lomba ikan-ikan, lomba musik Dol sanggar, lomba tari kreasi Tabot, lomba rebana, lomba telong-telong merangkai meriahnya festival Tabot tahun 2015.

Tabot merupakan upacara tradisional masyarakat Bengkulu yang digelar setiap 1 Muharram hingga 10 Muharram.

Ritual tersebut untuk mengenang kepahlawanan dan kematian cucu Nabi Muhammad SAW, Husein bin Ali bin Abi Thalib dalam peperangan dengan di Padang Karbala, Irak, pada 10 Muharram 61 Hijriah.

Rangkaian ritual Tabot dimulai pada 1 Muharram yang ditandai dengan pengambilan tanah oleh Keluarga Kerukunan Tabot (KKT) untuk mengingatkan manusia akan asal penciptaannya.

Pelaksanaan ritual Tabot di Bengkulu pertama kali dilaksanakan oleh Syeh Burhanuddin yang dikenal sebagai Imam Senggolo pada 1685.

Saat ini keturunannya tetap melestarikan ritual Tabot yang bergabung dalam organisasi Keluarga Kerukunan Tabot (KKT) Bengkulu. (Dil)