FEBI IAIN dan TICMI Tandatangani Kerjasama Bidang Pendidikan Pasar Modal

IAIN
Penandatanganan kerjasama pendidikan pasar modal antara FEBI IAIN Bengkulu dengan TICMI, di ruang Auditorium IAIN Bengkulu, Selasa (18/4). (Foto ANY/BE).

BENGKULU, BE – Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu menandatangani kerjasama (MoU) di bidang pendidikan pasar modal dengan The Indonesia Capital Market Institute (TICMI), di ruang Auditorium IAIN Bengkulu, Selasa (18/4).

TICMI merupakan anak perusahaan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang bergerak di bidang pendidikan dan diseminasi informasi.

Acara ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama TICMI, Metty Yusantiati; Direktur Bursa Efek Indonesia, Hamdi Hassyarbaini; Kepala OJK, Yan Syafri; Dekan FEBI IAIN Bengkulu, Dr Asnaini; Plt Wakil Rektor I IAIN Bengkulu, dosen, karyawan dan mahasiswa IAIN Bengkulu, serta undangan yang lainnya.

“Kerja sama ini sudah direncanakan sejak lama. TICMI merupakan suatu lembaga pelatihan yang bergerak di bidang pendidikan. Mulai tahun ini sudah berlaku surat keterangan pendamping ijazah (SKPI) dimana ini merupakan sertifikat dari lembaga resmi yang nantinya mahasiswa setelah lulus di perguruan tinggi tidak hanya mendapatkan ijazah S1 saja akan tetapi akan mendapatkan serifikat keahlian untuk modal mereka bekerja.

Harapannya kerjasama ini dapat berjalan dengan baik dan mahasiswa bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat,” ujar Dekan FEBI IAIN Bengkulu, Dr Asnaini di sela-sela penandatanganan MoU dengan TICMI.

Kerjasama yang terjalin antara TICMI dengan FEBI IAIN Bengkulu merupakan program kerjasama pendidikan pasar modal di perguruan tinggi yang terpilih. Dalam jangka waktu tertentu perguruan tinggi tersebut diharapkan dapat menyelenggarakan pendidikan reguler yang mengacu pada silabus pelatihan dan sertifikasi wakil perantara pedagang efek secara mandiri.

TICMI merupakan satu-satunya lembaga pendidikan dan pelatihan pasar modal yang sekaligus menyelenggarakan ujian sertifikasi profesi pasar modal di Indonesia. Seluruh lulusan TICMI diharapkan dapat membantu menciptakan dan mengembangkan pasar modal dinamis.

“Kami berharap jalinan kerjasama ini dapat berjalan dengan baik dan besar harapan kami agar mahasiswa mahasiswi IAIN Bengkulu menjadi lulusan-lulusan yang berkualitas. IAIN Bengkulu merupakan perguruan tinggi di Bengkulu pertama yang melaksanakan kerjasama ini.

Nantinya akan ada nota kesepahaman serupa dengan 30 perguruan tinggi yang terdapat di seluruh Indonesia dan IAIN Bengkulu merupakan perguruan tinggi ke-24 yang menandatangani nota kesepahaman ini,” ujar Direktur Utama TICMI, Metty Yusantiati.(Any/PRW).