Erna Optimis Diusung PKB

Pilwakot 2017
MEDI/Bengkulu Ekspress Balon Walikota dari Nasdem, Erna Sari Dewi SE saat mengikuti fit and proper test di Sekretriat DPC PKB Kota Bengkulu, kemarin (11/9).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Sepulang dari melaksanakan ibadah haji, Ketua DPRD Kota Bengkulu, Hj Erna Sari Dewi SE langsung mengikuti fit and proper test balon walikota di Sekretariat DPC PKB Kota Bengkulu, kemarin (11/9).

Dengan memaparkan visi dan misi di depan tim penjaringan Balon Walikota melalui PKB, Erna optimis ia masuk dalam kriteria dan diusung oleh PKB.

“Saya mengikuti seluruh prosedur yang ditetapkan. Dan apresiasi karena PKB memberikan waktu lebih untuk saya karena selama 40 hari kemarin saya sedang menunaikan ibadah haji,” ucap Erna usai menjalani tes yang berlangsung selama 1 jam.

PilwakotSementara untuk calon pasangan, Erna mengaku sudah ada beberapa nama. Namun, nama tersebut masih dirahasiakan karena masih menunggu hasil survei dari lembaga survei Media Research Centre (MRC) yang nantinya digunakan sebagai dasar penetapan pasangan calon.

“Nasdem tetap berkonsistensi bahwa untuk pasangan, akhir bulan ini kita selesai survei dengan MRC yang direkomendasikan oleh Nasdem,” bebernya.

Ia menegaskan, untuk berpasangan dengan dirinya harus memiliki popularitas dan eksabilitas yang tinggi. Karena, sesuai dengan niat serta komitmen awal, ia mencalon diri sebagai walikota semata-mata untuk membangun, memajukan serta mensejahterakan masyarakat Kota Bengkulu.

Sejauh ini, lanjutnya, hampir seluruh balon sudah mengajaknya melakukan komunikasi politik, bahkan ada calon yang tadinya berniat menjadi nomor satu, rela memposisikan sebagai nomor 2 untuk berpasangan dengan dirinya.

“Apapun partainya, kalau tinggi hasil surveinya itu yang kita angkat menjadi wakil saya, karena kita bicara untuk menang. Nanti akan saya buka setelah hasil surveinya ada,” ungkapnya optimis.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Bengkulu, Iswandi Ruslan SSos mengaku, meskipun Erna Sari Dewi optimis diusung PKB, tetapi pihaknya tidak mau berandai-andai. Karena masih ada beberapa balon yang ingin menggunakan perahu PKB dan sudah mengikuti semua prosedur sesuai aturan yang ditetapkan. Sehingga dalam waktu dekat pihaknya akan mengirimkan beberapa nama dari hasil penilaian seleksi ini dan meminta rekomendasi dari DPP untuk menetapkan satu nama yang akan diusung.

“Insya Allah minggu depan sudah bisa kita sampaikan hasil dari keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Tapi yang jelas kita prioritaskan kader kita Suimi Fales sebagai aset kita untuk dikirim ke pusat,” tambah Iswandi.

NPHD Panwas Belum Diteken

Sementara itu, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bengkulu akan dikucurkan anggaran Rp 4 miliar untuk melakukan pengawasan Pilwakot 2018 mendatang.

Mereka sudah dilantik 2 minggu lalu, namun hingga saat ini Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) anggaran untuk mereka juga belum ditandatangani atau diteken oleh Pemerintah Kota Bengkulu.
Ketua Panwaslu Kota Bengkulu, Ir Sugiharto mengharapkan agar NPHD tersebut segera diteken.
“Dari hasil pembahasan NPHD, ditetapkan pencairan anggaran untuk Panwaslu dilakukan dua kali pencairan dari total dana yang telah disetujui yaitu sebesar Rp 4 miliar,” ungkap Sugiharto, kemarin (11/9).
Menurut Sugiharto, pencairan tahap pertama bersumber dari APBD Perubahan tahun 2017 ini sebesar Rp 1,5 miliar dan sisanya Rp 2,5 miliar dianggarkan di APBD munir 2018 mendatang.
Sugiharto menjelaskan, pencairan dana hibah tersebut nantinya tidak hanya dialokasikan untuk tahapan sosialisasi, tapi juga dipergunakan untuk pengadaan barang hingga pelaksanaan Pilwalkot Kota Bengkulu.
“Dana ini digunakan untuk kegiatan sosialisasi yang kemungkinan akan cair pada bulan September ini, sisanya pada tahun 2018 yang akan dipergunakan untuk anggaran pengawasan dan pelaksanaan Pilwakot,” jelas Sugiharto.
Sugiharto menambahkan, penandatanganan NPHD akan dilakukan dalam waktu dekat dan tanpa kendala, meskipun Walikota Helmi Hasan sedang tidak ada, namun bisa diwakilkan kepada wakil walikota.
“Hasil pembahasan NPHD kemungkinan bisa disahkan minggu ini agar segera dilakukan pencairan,” tambah Sugiharto.
Dijelaskan Sugiharto, hasil pembahasan NPHD bersama eksekutif kemungkinan besar penandatanganan NPHD akan dilakukan minggu ini.
Sugiharto mengharapkan dana ini segera bisa dicairkan, mengingat Pilwakot sudah tidak lama lagi dan banyak persiapan yang harus dilakukan dan memerlukan dana tersebut.
“Panwaslu sudah dilantik dua minggu lalu dan belum memiliki sekretariat sendiri dan masih menggunakan sekretariat sementara di Jalan Ciliwung. Kami akan segera bergerak untuk mempersiapkan berbagai hal tentunya setelah dana tersebut sudah dicairkan,” tukasnya.(999/805)