Endang Kurnia Saputra Resmi Bertugas

Sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu

rio-deputi-gub-bi-ronald-waas-lantik-kepala-bi-bengkulu-endang-kurnia
LANTIK: Deputi Gubernur BI, Ronald Waas, melantik Endang Kurnia Saputra sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu yang baru. (Foto RIO/BE).

BENGKULU, BE – Endang Kurnia Saputra resmi bertugas sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu. Ini setelah dilakukan serah terima jabatan antara Bambang Himawan selaku Kepala BI Perwakilan Bengkulu yang lama dengan Endang Kurnia Saputra, di Hotel Santika, kemarin (2/11). Sementara Bambang Himawan mendapatkan jabatan baru sebagai Kepala Divisi Ekonomi Syariah BI Pusat.

Deputi Gubernur BI, Ronald Waas yang melantik Endang Kurnia Saputra, mengungkapkan, Endang ditunjuk sebagai Kepala BI Perwakilan Bengkulu oleh Gubernur BI, Agus DW Martowardojo tanggal 17 Oktober 2016 di Jakarta lalu. Pergantian jabatan di BI ini, kata dia, bukan karena masalah, tetapi memang suatu dinamika yang berkesinambungan di BI.

“Hal ini dilakukan untuk menjaga organisasi dan karyawan BI tetap memiliki kinerja dan motivasi yang tinggi. Agar fungsi, tugas, peran dan tanggung jawab BI mampu mengembangkan pertumbuhan ekonomi baik di nasional maupun di daerah,” ujar Ronald dalam sambutannya, kemarin.

Ronald menyatakan, sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, banyak terget yang harus dikejar oleh Endang Kurnia Saputra. Pasalnya saat ini tantangan kondisi ekonomi global menjadi sangat kompleks.

Ditambahkannya, kontribusi BI kepada mitra pemerintahan daerah menjadi hal sangat penting, terutama untuk memberikan masukan tentang arahan pengembangan ekonomi di daerah dan perumusan kebijakan daerah.

“Forum Tim Pengendali Inflasi Derah (TPID) haru berjalan maksimal, dalam melakukan pengendalian inflasi di daerah, mengingat karakteristik inflasi di derah bersifat unik,” ujar Ronald.

Ronald menambahkan untuk pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu, menunjukan capaian positif. Tercatat, pada triwulan II 2016 ini, pertumbuhan ekonomi Bengkulu mencapai 5,41 persen. Lebih tinggi dibanding ekonomi nasional yang hanya 5,18 persen maupun se-Sumatra yang hanya 4,49 persen. “Pertumbuhan ekonomi Bengkulu sangat bagus. Kita cukup apresiasi dengan gubernur maupun wakil gubernur serta walikota dan bupati se-Provinsi Bengkulu,” bebernya.

Meski demikain, Ronald berharap, kinerja dan kerjasama masih sangat penting untuk dilakukan. Mengingat masih banyak tantangan yang menjadi pekerjaan rumah. Seperti percepatan infrastruktur maupun dari sisi pengelolaan APBD. Dimana peyerapan anggaran belaja sampai di triwulan ke III tahun 2016 ini, baru mencapai 53,80 persen. Ketika ini dilakukan percepatan, maka akan mendukung pertubuhan ekonomi. “Percepatan infrastruktur juga menjadi kunci percepatan ekonomi. Peran pemerintah dan BI sangat penting, sehingga langkah-langkah strategis dapat cepat dilakukan,” ujar Ronald.

Siap Bantu Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu

Sementara itu, Endang Kurnia Saputra, menyatakan, banyak program yang akan ia lakukan di Bengkulu. Mulai dari pengembangan dan pembinaan ekonomi nelayan, sebagai langkah strategis percepatan ekonomi, berusaha melakukan promosi investor untuk hadir ke Bengkulu, serta melanjutkan program pengembangan klaster yang menjadi fokus mantan Kepala Perwakilan BI Bengkulu, Bambang Himawan. “Langkah strategis banyak yang akan kita lakukan. Tentunya bersama-sama dengan pemerintah, mempercepat perekonomian masyarakat Bengkulu,” ujar lelaki kelahiran Bandung, 16 Juni 1966 ini.

Mantan Analis Senior di Departemen Internasional BI Pusat ini menambahkan, melihat triwulan II 2016 ini, pertumbuhan ekonomi Bengkulu terus meningkat hingga mencapai 5,41 persen. Lebih tinggi dibanding ekonomi nasional yang hanya 5,18 persen maupun se-Sumatra yang hanya 4,49 persen. “Tentu prestasi Pak Bambang yang sudah mengabdi di Bengkulu akan kita pertahankan,” ujar suami dari Vivi Julfida Tedjasari dan ayah dari Farhan Emeraldva dan Excella Khairunnisa ini.

Untuk diketahui, Endang Kurnia sudah 22 tahun berkarir di BI. Setelah malang melintang di dunia perbankan, ia dilantik oleh Gubernur BI, Agus DW Martowardojo pada tanggal 17 Oktober 2016 di Jakarta sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu.

Ketika ditanya mengenai suasana Kota Bengkulu, lelaki lulus SII di University of Technology Sydney (UTS) Australia ini mengaku Bengkulu cukup damai sebagai tempat dirinya mengabdi. “Secara garis besar, saya melihat kondisi sosial masyarakatnya, Bengkulu ini sangat damai,” ungkap Endang.

Disi lain, Bambang Himawan, dengan jabatan baru sebagai Kepala Divisi Ekonomi Syariah BI Pusat, mengungkapkan, cukup berat untuk pindah dari Bengkulu. Dimana dirinya yang sudah menjabat dua tahun kurang satu bulan, yaitu dari Desember 2014 ini, mengatakan Bengkulu sangat menyenangkan. “Sebenarnya saya meyesal kenapa harus cepat ditarik ke Jakarta. Padahal bagi saya, Bengkulu ini sangat meyenangkan,” ungkap Bambang.

Meski dirinya harus dipindah, Bambang berkeyakinan dibawa kepemimpinan Endang Kurnia Saputra, Bengkulu akan menjadi lebih meningkat perekonomiannya. Sehingga Bengkulu dapat lebih baik dari saat ini. “Saya yakin dengan Pak Endang, karena memang dirinya sangat berkompeten dan mampu untuk membuat Bengkulu lebih baik,” ujar lelaki suak bercanda ini.

Sementara itu, Wagub Bengkulu Rohidin Mersyah mengharapkan hubungan harmonis antara BI dan pemerintah harus tetap dipertahankan, karena selama sudah berjalan dengan baik. “Kita harap hubungan baik antara pemerintah dengan BI terus terbina, supaya perekonomian Bengkulu terus membaik,” harap Rohidin.

Sertijab yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersya MMA, anggota Komisi XI DPR RI dr Anarulita Muchtar, Kepala Departemen 1 dan 2 Sumatera Jawa BI, Dwi Pranoto, Kepala Perwakilan BI Sumatera Selatan, Lampung dan Bangka Belitung, Plt Bupat Benteng Edyarsyah SSos, Bupati Seluma H Bundra Jaya SH MH, Kepala OJK Bengkulu Yan Syafri, Rektor Unib Ridwan Nurazi, Direktur BE Media Group Sukatno MSi, Kepala Mandiri Syariah Bengkulu Iswahyudi, Danrem 041/Gamas Bengkulu Andi Muhammad, seluruh FKPD dan seluruh pimpinan bank di Provinsi Bengkulu ini.(151)