Senin, 1/04/2013 - 12:30 WIB
Curup Ekspress | beonline - Bengkulu Ekspress

Empat Tsk Curanmor Dibekuk

Kendaraan korban yang berhasil diamankan petugas dari tangan pelakuCURUP, BE – Sat Reskrim Polres Rejang Lebong (RL) Sabtu (30/03), sekitar pukul 22.00 WIB mengamankan empat tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor), diantaranya AN (16), MA (16), MI (16) warga Kelurahan Talang Bernih serta EN (17) warga Air Bang yang diduga terlibat dalam aksi curanmor.

Bukan hanya pelaku curanmor, seorang penadah motor berinisial MH (26) warga Kelurahan Air Bang juga diamankan bersama barang bukti motor jenis Yamaha Mio warga hijau putih yang belum memiliki nomor polisi.

Kapolres Rejang Lebong, AKBP Edi Suroso SH melalui Kasat Reskrim AKP Margopo SH kepada sejumlah wartawan mengungkapkan, penangkapan terhadap komplotan curanmor dan penadah motor tersebut berawal dari laporan pencurian kendaraan bermotor di dalam ruko (rumah toko) yang menjadi usaha warung internet milik Samsudin (48) warga jalan Merdeka Kelurahan Pasar Baru Curup, Jum’at dini hari (29/03).

“Laporan tersebut kita tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan, Alhamdilillah kita menemukan pelaku dan penadahnya sekaligus,” tegas Kasat.

Data terhimpun Bengkulu Ekspress, pencurian yang dialami Samsudin tersebut berawal, ketika para pelaku sekitar pukul 23.30 WIB Kamis (28/03) berkunjung ke warung internet milik korban. Lewat tengah malam, beberapa pelaku bersembunyi di ruko milik korban, salah satunya di dalam kamar mandi.

Menyadari tidak ada lagi pelanggan yang menggunakan jasa internet, korban selanjutnya menutup pintu rolling door ruko, kemudian korban naik ke lantai dua ruko tersebut untuk tidur. Diduga saat korban telah tertidur lelap, pelaku keluar dari persembunyiannya.

Naas kunci motor dan kunci rolling door berada di lantai bawah, sehingga dengan sangat keluasa pelaku membuka pintu ruko dan membawa kabur motor yang baru satu minggu dimiliki oleh korban. Motor korban bahkan belum memiliki nomor polisi kendaraan.

Korban baru menyadari aksi pencurian saat terbangun di pagi hari, melihat kendaraan kesayangan korban tidak lagi berada di dalam ruko. “Kami langsung laporkan kejadian ini ke polisi, kami yakin pada saat mencuri pelaku bersembunyi di dalam ruko karena tidak ada kerusakan di pintu rolling door,” terang Samsudin.

Siang harinya, Rosi (41) istri korban memergoki salah seorang rekan pelaku yang diduga mengetahui aksi pencurian makan di salah satu rumah makan tidak jauh dari warung internet milik korban, bahkan ikut berkunjung ke warung internet milik korban sebelum peristiwa pencurian terjadi. Hingga akhirnya rekan pelaku buka suara soal keterlibatan 4 pemuda lainnya yang terlibat dalam pencurian.

Informasi tersebut tidak disiakan oleh polisi, sehingga dengan mudah menangkap satu- persatu pelaku yang terlibat dalam jaringan pencurian tersebut. (999)

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


sembilan − 4 =

© 2005 - 2013 bengkuluekspress.com, All Rights Reserved