Empat Pelajar UN di LP

BENGKULU, BE– Sebanyak empat orang siswa SMA/ SMK di Kota Bengkulu terpaksa harus menghadapi Ujian Nasional (UN) dari balik jeruji besi Lembaga Pemasyarakatan (LP) kelas II A Bengkulu. Empat orang siswa UN di LP itu, tiga diantaranya berasal dari SMA Pembangunan dan satu dari SMK Serunting. Adapun empat orang pelajar tersebut berinisial No dan Aa yang saat ini berstatus tahanan dan Ra serta Mu yang telah berstatus sebagai Nara Pidana (Napi).
“Memang untuk tahun ini ada 4 siswa yang harus ujian di LP, karena memiliki kasus yang melanggar hukum, ” kata Kepala Lapas Bengkulu, FA Widio Bc Ip melalui, Kasi Binadik, Pasri, kepada BE.
Ditambahkan Pasri, sedangkan tiga lainnya terlibat dalam kasus narkoba. Dua orang napi untuk Mu telah dijatuhi hukuman 4 tahun penjara dalam kasus narkoba dan Ra dua tahun enam bulan penjara karena perkelahian. Sebelumnya, keempat siswa ini telah menjalani US (Ujian Sekolah) di LP selama satu minggu. Sedangkan untuk Senin mendatang, para siswa ini akan menjalani UN.
“Untuk mekanisme pelaksanaan UN kita serahkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kita hanya sebagai penyedia tempatnya saja,” katanya.
Lanjut Pasri, begitu juga dengan pengawasan, semua pihaknya serahkan ke Diknas yang berwenang dalam pelaksaan UN. Mulai Senin (13/4) mendatang, keempatnya akan melaksanakan UN sesuai dengan jadwal dari Diknas. Pelaksanaan UN 4 siswa ini juga tidak jauh beda dengan UN siswa disekolah, hanya saja mereka melakukan UN di Lapas.
Adapun jadwalnya, Senin mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Geografi, Selasa Matematika dan Sosiologi dan Rabu Bahasa Inggris dan Ekonomi.
“Untuk pengawasan akan langsung dilakukan Dinas Diknas dan pihak terkait,” pungkas Pasri. (927)