Empat Ekor Sapi di BS Mati Diputas

sapi di putas
KOTA MANNA, BE – Akhir-akhir ini peternak di wilayah Bengkulu Selatan (BS) dibuat resah. Pasalnya  marak pencurian sapi dengan cara kekerasan yakni menggunakan racun potasium.
Ketua RT 15, Ibul, Kota Manna, Syaiful  mengungkapkan, beberapa hari terakhir, sejumlah ternak sapi milik warganya mati diputas. “ Pagi ini saja, sapi milik Asmawati ditemukan mati,” katanya.
Menurutnya, sapi milik Asmawati (50) itu ditemukan sudah mati subuh kemarin, disamping kandangnya, di  RT 15 Ibul. Saat ditemukan, mulut sapi berbusa, di sampingnya ada kulit cempedak yang sudah diisi dengan putas  yang terbungkus dengan plastik. Putas tersebut diikat dengan karet gelang.
Tidak hanya itu, sambung Syaiful, sebelumnya Minggu, (19/4) dua  ekor sapi yakni milik Sudirman (50) warga Rt 17  satu ekor dan Silman (30) Rt 19 kelurahan Ibul  satu ekor juga ditemukan sudah mati diduga juga akibat termakan racun putas.
Ditambahkannya,  pada hari Minggu juga  di Rt 13 Kelurahan Ibul sekitar pukul 05.00 WIB atau waktu subuh,  ada  warga melihat  beberapa orang menaikan satu ekor sapi ke dalam mobil. Hanya saja, warga tersebut tidak berani melapor saat kejadian tersebut. “Dalam dua hari ini sudah ada 4 ekor sapi mati diputas,” ujar Syaiful.
Dari kejadian tersebut, diperkirakan sapi mati diputas tersebut akan diambil pelaku. Sebab satu ekor sapi milik Asmawi yang mati diputas, perutnya sudah keluar. Hal itu diduga pelaku terlebih dahulu mengeluarkan perutnya sebelum dibawa pergi. Sedangkan satu ekor sapi yang sudah berhasil dibawa kabur pelaku, diperkirakannya akan dijual pelaku.
“Bisa jadi, sapi yang sudah dibawa pencuri itu akan dijualnya ke pasar, untuk itu warga harus hati-hati dalam membeli daging sapi agar tidak membeli daging sapi yang mati diputas,” terang Syaiful. (369)