Empat ABG Bertato Diamankan

tersangka barbek
BENGKULU, BE – Sebanyak 4 anak baru gede (ABG) berinsial, Ma (17), warga Kelurahan Pagar Dewa;  WS (14), warga  Kelurahan Panorama; AAP (14), warga Jalan Gandaria 21 dan PA (18), warga Jalan Manggis 5, diamankan Polsek Selebar. Itu setelah keempat ABG yang memiliki tato di bagian tangan ini ditangkap lantaran  melakukan pencurian berupa barang bekas (Barbek) di gedung olahraga STQ, sekira pukul 08.30 WIB, Selasa (15/4).
Kapolres Bengkulu, AKBP Ardian Indra Nurinta SIK, melalui Kapolsek Selebar, AKP Firdaus PN, membenarkan telah mengamankan keempat ABG tersebut. “Mereka kita amankan lantaran diduga sering melakukan pencurian di kawasan STQ,” terang Kapolsek, kepada BE.
Menurut Kapolsek, lantaran  masih dibawah umur, keempat pelaku tidak dilakukan penahanan. Melainkan akan dilakukan pembinaan agar tak mengulangi perbuatan serupa. Sebab sampai saat ini barbek  hasil curian pelaku belum jelas kepemilikannya. Apakah milik Pemda atau IAIN. Dari koordinasi yang dilakukan, Pemda mengaku barang bukti milik IAIN. Sedangkan  IAIN sendiri mengaku belum ada serah terima kepemilikan bangunan dan barang-barang tersebut.
“Mereka akan kita bina dan meminta penjelasan dari orang tua mereka. Kita akan kembalikan ke orang tua mereka hari ini (kemarin,red) dengan syarat harus membuat surat pernyataan tak mengulangi kembali perbuatannya,” terang Kapolsek.
Lebih lanjut diungkapkan Firdaus, selain diduga sering melakukan tindak pidana pencurian, para ABG ini sering melakukan kebiasaan buruk  mabuk lem Aibon di kawasan gedung Balai Buntar.
“Dari keterangan pelaku, mereka mengaku  sering bermalam di Balai Buntar dan mabuk lem. Kita berharap para orang tua mampu merubah kebiasaan buruk ini,” harap Kapolsek.
Sementara itu, Ma ketika dikonfirmasi tak membantah  telah melakukan tindak pencurian dan mabuk lem tersebut. “Saya baru sekali mengambil barang-barang itu. Saya kira sudah tidak digunakan lagi. Barang bekas ini akan kami jual seharga Rp 10 ribu per kilo dan uangnya akan digunakan untuk membeli bensin motor serta lem Aibon,” aku pelaku kepada BE.(135)