Emas 63 Gram, Uang Rp 7 Juta Raib

Leman (45), warga Desa Durian Mas Kecamatan Kota Padang Kabupaten RL saat menunjukkan pintu dapur rumahnya bekas dicongkel para pencuri.
Leman (45), warga Desa Durian Mas Kecamatan Kota Padang Kabupaten RL saat menunjukkan pintu dapur rumahnya bekas dicongkel para pencuri.

KOTA PADANG, Bengkulu Ekspress – Kawanan pencuri menyatroni rumah milik Mat Suhaimi alias Eman (45), warga Desa Durian Mas Kecamatan Kota Padang Kabupaten Rejang Lebong (RL). Akibat peristiwa tersebut, pemilik rumah merugi hingga RP 70 juta rupiah, karena emas seberat 63 gram dan uang tunai Rp 7 juta yang disimpan di dalam rumah, hilang dibawa kawanan pencuri.
Aksi pencurian terjadi di siang bolong, Selasa, sekitar pukul 10.00 WIB pagi, saat Mat Suhaimi berangkat ke kebun dan sang istri motong karet.

Kejadian rumah di bobol maling ini diketahui saat anaknya yang duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) pulang dari sekolah. Saat masuk ke dalam rumah, anak korban melihat barang seisi rumah sudah porak poranda berhamburan, bekas kawanan pencuri mencari barang berharga di dalam rumah.

Mat Suhaimi pemilik rumah saat ditemui BE, kemarin (25/4) mengatakan, dirinya sangat terkejut saat mendapat telepon dari sang istri, rumahnya dibobol maling. “Saya sangat terkejut saat mendapat telepon dari istri saya yang mengatakan rumah dibobol maling,” ujarnya lesu.

Dijelaskan Mat, setelah tiba di rumah dari kebun, ia mendapati pintu dapur sudah rusak dicongkel. Begitupun pintu tengah sebelum ruang tamu juga rusak dicongkel.

“Rumah kita dalam keadaan kosong pak, istri saya menyadap karet tidak jauh dari rumah pak. Sedangkan anak saya saat itu belum pulang sekolah,” terang Mat.

“Akibat dari kejadian ini emas kami seberat 63 gram dan uang Rp 7 juta hilang diambil pencuri,” tambahnya. Selain itu, ada HP 2 unit milik anak korban juga hilang diambil kawanan pencuri.

Mat mengaku sudah langsung melaporkan kejadian itu ke pihak Polsek Kota Padang. Ia berharap kepada pihak Polsek Kota Padang supaya pencuri di rumahnya cepat ditangkap, karena emas dan uang yang digondol pencuri merupakan hasil keringatnya bersama sang istri.

“Kami merasa sakit sekali pak atas musibah pencurian ini, karena emas 63 gram itu hasil dari bertani yakni hasil istri saya jualan pucuk ubi kayu dan hasil jual batang tebu pak,” keluh Mat.
Awalnya, uang Rp 7 juta dan emas 63 gram itu akan digunakan persiapan anak Mat untuk masuk ke SMA nanti, karena saat ini anaknya sudah kelas 3 SMP dan ingin melanjutkan ke SMA hingga kuliah.

Kapolsek Kota Padang, Iptu Heri Saputra saat ditemui BE, mengatakan, saat ini pihaknya masih memburu para pelaku kawanan pencuri tersebut.(222)