Ekonomi Nelayan Makin Merosot

 nelayan-kabyupaten-mukomuko-small

MUKOMUKO, BE– Perekonomian nelayan di wilayah Kabupaten Mukomuko, semakin merosot. Ini dikarenakan hasil tangkapan menurun drastis. “ Kami semakin sulit untuk mendapatkan hasil yang lumayan. Paling besar pendapatan hanya Rp 50 ribu/orang. Ini dikarenakan hasil tangkapan dilaut menurun,” aku Nelayan Mukomuko, Yulisman, kemarin (17/11).

Pendapatan merosot itu selain hasil tangkapan menurun. Juga dikarenakan faktor cuaca yang sejak beberapa pekan terakhir tidak bersahabat dan penuh resiko yang sangat besar. “ Faktor cuaca juga sangat mempengaruhi. Seperti gelombang dan angin kencang. Sehingga nelayan lebih banyak memilih tidak melaut,” ujarnya.

Hal senada disampaikan nelayan lainnya, Arif akibat gelombang tinggi dan angin kencang rata – rata nelayan yang tetap memaksakan melaut hasilnya sangat minim. Biasanya nelayan mampu mendapatkan hasil dari melaut mencapai Rp 100 ribu lebih per satu kali melaut dengan hasil tangkapan yang lumayan banyak. Hanya saja saat ini untuk mendapatkan Rp 50 ribu saja sangat sulit. Karena hasil tangkapan semakin minim.

“ Untuk mendapatkan uang Rp 50 ribu saja sangat sulit. Meskipun kami masih ada yang tetap nekad melaut dengan cuaca yang tidak bersahabat,” katanya.

Ia dan nelayan lainnya mengharapkan adanya program – program yang tepat dari pemerintah seperti pekerjaan alternatif bagi nelayan. Ini tidak lain agar perekonomian nelayan meningkat. (900)