Dua Penjambret Diamankan

warga asal Kabupaten Kepahiang, berhasil diamankan Timsus Opsnal Jatanras Polda Bengkulu, Kamis (13/7).
Dua terduga pelaku jambret berinisial TL dan SW, warga asal Kabupaten Kepahiang, berhasil diamankan Timsus Opsnal Jatanras Polda Bengkulu, Kamis (13/7).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Kasus penjambretan kambali terjadi. Kali ini menimpa seorang ibu rumah tangga bernama Arwini. Ia menjadi korban penjambretan di kawasan Jalan Citandui, sekitar lapangan golf Lingkar Barat, Kota Bengkulu, sekiar pukul 14.00 WIB, kemarin (13/7). Kedua terduga pelaku penjambretan tersebut berinisial TI dan SW berhasil diamankan polisi tak lama setelah kejadian.
Berdasarkan data terhimpun BE, kejadian penjambretan itu berawal saat kedua terduga pelaku datang ke Bengkulu dari daerah asalnya Kabupaten Kepahiang, untuk menyampaikan undangan acara pernikahan salah satu kerabatnya di Kepahiang. Ternyata setelah tiba di Bengkulu kedua pelaku tersebut kehabisan uang, padahal ingin membeli bensin. Karena terdesak uang itulah muncul niat jahat korban ingin menjambret untuk mendapatkan uang.

Tak berapa lama datanglah korban Arwini, yang saat itu menggunakan sepeda motor sepulang dari belanja di kawasan Panorama, melewati tempat kejadian perkara (TKP) dan terduga pelaku pun menjabret korban Arwani.
Dalam aksi tersebut kedua pelaku berhasil menarik tas milik korban hingga mengakibatkan korban terjatuh dari motornya. Hanya saja, ketika ingin melarikan motor milik korban, aksi kedua terduga pelaku tersebut dilihat oleh warga setempat. Warga kemudian menolong korban yang terjatuh. Karena takut kedua terduga pelaku melarikan diri dengan membawa tas milik korban.
Tidak berselang lama, tepatnya di dekat simpang SMA Sint Carolus, kedua terduga pelaku berhasil dikejar oleh anggota Timsus Opsnal, yang saat itu kebetulan melintas di kawasan tersebut. Akhirnya kedua terduga pelaku berhasil diamankan oleh anggota dan dibawa ke Polda Bengkulu, untuk dilakukan pemeriksaan.
Saat ditanyai BE, pelaku berinisial Sw mengaku, baru bertama kali melakukan aksi jambret di kawasan tersebut. Itupun dilakukan karena terpaksa karena butuh uang untuk beli bensin dan modal untuk balik ke Kepahiang.

“Kita ke Bengkulu ini untuk mengundang sanak untuk menghadiri pesta di Kepahiang, tetapi karena tidak ada duit lagi jadi kita nekad menjambret,” terang pelaku Sw, kemarin (14/7).
Ia mengatakan, tidak ada niat sebelumnya untuk menjembret, tetapi karena kepepet dan saat itu keadaan sepi, akhirnya mereka nekad melakukan aksi tersebut.

“Niat tidak ada sebelumnya, tetapi karena butuh uang jadi niat itu timbul sendiri,” kilahnya.
Saat dikonfirmasi, Dir Reskrimum Polda Bengkulu Kombes Pol A Rafik membenarkan, timnya dalam hal ini Opsnal Polda Bengkulu berhasil mengamankan kedua terduga pelaku jambret asal Kepahiang tersebut. Mereka saat ini sudah berada di ruang tahanan untuk dilakukan pemeriksaan.

“Kita akan dalami modus kedua pelaku, tetapi yang jelas salah satu pelaku berinisial Wi merupakan mantan residivis yang pernah mendekam selama 10 bulan di penjara dalam kasus yang sama, baru keluar 2 bulan yang lalu,” jelasnya.
Dir Reskrim menambahkan, untuk kondisi korban pun memang mengalami luka lecet akibat terjatuh saat mempertahankan tas miliknya tersebut .

“Korban sudah kita periksa dan untuk barang bukti yang digunakan pelaku seperti motor Yamaha Mio N Max dan tas milik korban masih kita amankan guna proses hukum selanjutnya,” tutupnya. (529)