Dua Pelajar Tewas Tenggelam, Tergelincir ke Sungai Saat Selfie

IST/Bengkulu Ekspress TEWAS : Korban tewas tenggelam di sungai Air Rikis, Desa Rajak Besi, Kecamatan Merigi Sakti berhasil ditemukan oleh warga, kemarin (19/12)
IST/Bengkulu Ekspress TEWAS : Korban tewas tenggelam di sungai Air Rikis, Desa Rajak Besi, Kecamatan Merigi Sakti berhasil ditemukan oleh warga, kemarin (19/12)

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Nasib malam menimpa salah seorang pelajar SMA Negeri 8 Kota Bengkulu, Roliya (18) dan pelajar SMPN 17 Kota Bengkulu, Wesi Rapika Sari (17) warga Kota Bengkulu. Dua Remaja perempuan ini ditemukan tewas akibat tenggelam di Sungai Air Rikis, Desa Rajak Besi, Kecamatan Merigi Sakti, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), sekitar pukul 11.30 WIB, Selasa (19/12).

Data terhimpun Bengkulu Ekspress, korban datang ke tempat kejadian perkara (TKP) dengan tujuan untuk mengunjungi objek wisata Sungai Rikis yang banyak dikenal memiliki pemandangan indah serta jurang-jurang tersebut.

Saat itu, korban berangkat dari Kota Bengkulu bersama temannya, yakni Resi (17) dan Andi (16) yang merupakan pelajar di SMP Negeri 17 Kota Bengkulu.

Dilokasi kejadian, keduanya bersama Resi asyik berfoto selfie tepat di atas jurang sedalam 60 meter yang dibawahnya terdapat Sungai Air Rikis yang mengalir deras.

“Dari informasi yang saya terima, Roliya tergelincir hingga membuatnya terjatuh ke dalam lubuk (Sungai Rikis). Sebelum terjatuh, korban sempat memegang tangan 2 (dua) teman perempuannya hingga membuat ketiganya terjatuh kedalam sungai,” ungkap Camat Merigi Sakti, Ujang Syafawi, kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (19/12).

Khawatir melihat temannya terjatuh, Andi pun langsung bergegas meminta bantuan kepada warga setempat agar bisa melakukan pencarian.

Alhasil, Roliya ditemukan tewas dan Resi berhasil ditemukan warga dalam kondisi selamat. Sedangkan, Wesi yang sempat menghilang beberapa jam akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan tak bernyawa sekitar pukul 15.00 WIB, sore kemarin.

“Salah satu kendala kami dalam melakukan pencarian adalah air sungai memang dalam keadaan keruh serta debit air yang besar akibat hujan,” tandasnya.(135)