Dua Kapal Perang Sandar di Pulau Baai

rio-kri-teluk-sibolga-kri-gilmanuk-sandar-di-pl-bay-jelang-baksos-tni-al-lanal-bengkulu-1
Inilah KRI Teluk Sibolga dan KRI Gilimanuk tengah bersandar di Pelabuhan Pulau Baai menjelang Baksos TNI AL Pangkalan Bengkulu, Rabu (2/11). (Foto RIO/BE)

BENGKULU, BE – Dua unit kapal perang milik Tentara Nasional Indonesia Angaktan Laut (TNI AL) yakni KRI Sibolga dan KRI Teluk Gilmanuk bersandar di Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu, kemarin (2/11).

Kedatangan 2 unit kapal ini merupakan kegiatan rutin untuk memantau kondisi bagian barat Pulau Sumatera, yang mana KRI Sibolga sendiri melakukan patroli rutin di perairan laut Bengkulu, Nias, Padang, Sibolga dan Semeru.

“Jadi, kunjungan KRI Teluk Sibolga ini merupakan salah satu kegiatan untuk mengunjungi pulau-pulau yang ada di perairan barat Sumatera,” kata Komandan KRI Sibolga, Mayor Laut (P) Mandri Kartono.

Ia menambahkan, kegiatan patroli itu dilakukan sejak beberapa bulan terakhir untuk memantau peraitan Sumatera terutama di Bengkulu. Sejauh ini pihaknya bersyukur karena belum mendapatkan pelanggaran, hanya saja pernah bertemu dengan kapal motor tanker yang membawa 18 ribu kilo liter BBM jenis premium. Namun saat dilakukan pemeriksaan terhadap dokumen-dokumen kelengkapan, semuanya lengkap dan tidak ada pelanggaran.

“Untuk pelanggaran yang lain belum ada, semoga saja tidak ada. Di situlah tugas KRI disebarkan ke perairan Sumatera untuk menanggulangi apabila ada pelanggaran,” terangnya.

Dijelaskannya, KRI Sibolga akan bersandar di pelabuhan Bengkulu selama tiga hari. Selama bersandar tersebut, ia mempersilahkan masyarakat ataupun pelajar di Provinsi Bengkulu untuk berkunjung dan melihat salah satu kapal perang milik TNI AL tersebut.

“Kalau memang ada warga yang ingin berkunjung melihat KRI Teluk Sibolga ini, kami membuka pintu selebar-lebarnya, bagaimanapun KRI merupakan milik kita bersama bangsa Indonesia,” bebernya.

Sementara itu, Danlanal Bengkulu, Letkol Laut (P) Fajar Rusdianto mengatakan, dengan kedatangan dua KRI di Lanal Bengkulu dalam waktu yang bersamaan ini merupakan kejadiadin sangat jarang terjadi. Karenanya, ia pun turun langsung menyambut kedatangan dua KRI kebanggan Indonesia tersebut.

“Pastinya saya dengan kedatangan dua KRI ini merasa sangat bangga dan sebuah kehormatan, karena telah didatangi dua KRI kita,” jelasnya.

Danlanal menambahkan, kedatangan KRI Teluk Sibolga bukan atas permintaan dari Lanal Bengkulu, melainkan memang sedang berpatroli di laut barat Sumatera. Sementara untuk kedatangan KRI Gilimanuk untuk mendukung kegiatan Lanal Bengkulu di Pulau Enggano.

“Bertemunya kedua KRI di Pelabuhan Bengkulu merupakan suatu kebetulan, yang mana keduanya memiliki tugas yang berbeda, satu untuk berpatroli dan satu lagi untuk mendukung kegiatan kita di Enggano,” ujarnya

Adapun kegiatan Lanal Bengkulu di Pulau Enggano yaitu khusus untuk Lanal akan melaksanakan peresmian motor speed boat untuk patroli keamanan laut (Patkamla) yang merupakan bantuan atau pengadaan dari TNI AL. Dimana Spit but sebagai patroli itu nanti akan patroli

Selain itu, nantinya Lanal Bengkulu akan mengadakan bakti sosial di Enggano dengan memberikan paket sembako kemudian paket buku-buku bacaan.

“Selain itu, kita juga bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, dimana Pak Bupati dan jajarannya bersedia ikut untuk melaksnakan bakti sosial serta Pak Dandrem juga berkenan hadir sekalian melaksanakan kunjungan kerja pembangunan Koramil di Enggano,” pungkasnya.(614)