Jumat, 12/10/2012 - 23:36 WIB
Uncategorized | mfirdaus - Bengkulu Ekspress

Dua Jemaah Haji Meninggal Terinjak-Injak Saat Tawaf

Dua Jamaah haji wanita asal Embarkasi Balikpapan yang terdiri dari Sulteng, Sulut dan  Kalimantan Timur (Kaltim) meninggal di Mekah saat menunaikan ibadah haji tahun ini. Kedua jamaah itu berasal dari Sulawesi Utara (Sulut) dan Sulawesi Tengah (Sulteng). Dua jamaah ini meninggal karena terinjak saat tawaf.

“Saya lupa nama kedua jamaah itu, tapi mereka asal embarkasi Balikpapan usianya sudah diatas 55 tahun, mereka meninggal di Mekah,” kata Kepala kantor Kementerian Agama Kalimantan Timur (Kaltim) Kusasi , Jumat (12/10/2012).

Keduanya kata Kusasi, merupakan jamaah kloter 6 dan kloter 9. Mereka meningggal saat melaksanakan tawaf memutari kabah. Kemungkinan kata Kusasi, jamaah tersebut terjatuh, kemudian terinjak-injak oleh jamaah lain.

“Sampai saat ini informasinya, seperti itu, mungkin terjatuh-jatuh dan terinjak-injak saat tawaf.  Kita periksa kesehatan saat berangkat mereka dalam kondisi sehat. Yang asal Sulteng meninggal  Kamis kemarin sedangkan asal Sulut saya lupa kapan meninggalnya,” ujarnya.

“Kita sudah ingatkan agar hati-hati, jangan masuk saat keadaan menumpuk, karena ada waktu-waktu yang tidak menumpuk,” sambungnya. Sejauh ini kata Kusasi, jamaah asal embarkasi Balikpapan dalam kondisi yang baik saat akan menunaikan ibadah haji. “Mereka dalam kondisi yang sehat, karena sebelum berangkat ada pemeriksaan kesehatan juga,” ujarnya.

Dari sekitar sekitar 5.352 jamaah asal Embarkasi Balikpapan, sekitar 50 jamaah berusia di atas 55 tahun. Karenanya kata Kusasi, pihaknya juga sudah mengingatkan petugas pendamping haji, untuk lebih memperhatikaan jamaah yang usainya sudah lanjut.

“Jadi memang kita selalu pantau juga, misalnya kalau mereka sakit dokternya juga kita ingatkan. Itu yang kita selalu waspadai,” imbuhnya.

Ia menambahkan, hingga kini jamaah yang berangkat dari Embarkasi Balikpapan sudah mencapai 5 ribuan. Jumat 12 Oktober, sekitar pukul 13.30 wita, kloter 13 menuju Mekah. Rencananya kloter 15, kloter terakhir asal embarkasi Balikpapan akan berangkat menuju Mekah pada 17 Oktober mendatang. Jamaah dari embarkasi Balikpapan, selain berasal dari 14 kota dan kabupaten di Kaltim, juga berasal dari Sulut dan Sulteng.

“Jadi yang tersisa tinggal 2 kloter dari Balikpapan semuanya jamaahnya berasal Kaltim,” katanya. (**)

© 2005 - 2013 bengkuluekspress.com, All Rights Reserved