Ditusuk 10 Liang, Pemuda BI Tewas

Ist/Bengkulu Ekspress BERSIMBAH DARAH: Masko Apriantoro tewas bersimbah darah, setelah ditusuk pisau sebanyak sepuluh liang oleh pelaku.
Ist/Bengkulu Ekspress BERSIMBAH DARAH: Masko Apriantoro tewas bersimbah darah, setelah ditusuk pisau sebanyak sepuluh liang oleh pelaku.

BERMANI ILIR, Bengkulu Ekspress – Warga Desa Batu Kalung Kecamatan Bermani Ilir (BI) Kepahiang, Masko Apriantoro (21) ditemukan tewas bersimbah darah sekitar 1 kilo meter dari perkampungan penduduk. Korban ditemukan di kawasan persawahan menuju Pospol Bermani Ilir dengan keadaan bersimbah darah. Penemuan tersebut menghebohkan masyarakat hingga warga banyak mendatangi lokasi.

Kapolres Kepahiang, AKBP Pahala Simanjuntak SH SIK, Minggu (20/8) mengatakan, bila korban menderita 10 luka tusukan senjata tajam di berbagai bagian tubuhnya. Kepolisian masih menelusuri keberadaan pelaku dan menyelidiki motif pembunuhan warga sekitar lokasi kejadian tersebut. “Ada pelaku yang kita curigai, sekarang masih kita cari keberadaannya,” ungkap Kapolres.

Dugaan kasus pembunuhan dengan motif perampokan serta perkelahian secara duel menyebar di kalangan masyarakat. Karena melihat kondisi luka korban dihabisi dengan begitu sadis.

“Sekarang kita masih melakukan pengusutan, sekarang anggota masih menyebar untuk mencari pelakunya. Untuk motifnya masih diselidiki, karena bisa saja motif perampokan untuk menguasai harta korban atau juga motif pembunuhan dilatar belakangi dendam,” tutur Pahala.

Menurutnya, dilihat dari kondisi luka korban sebanyak 10 liang, kemungkinan besar korban dibunuh pelaku karena perkara dendam. Terlebih di Desa Batu Kalung sebelum kejadian ada pesta malam, diduga pembunuhan berawal dari acara pesta hingga akhirnya korban dan pelaku menuju TKP.

“Motor korban memang hilang, bisa saja pelaku mau menghilangkan atau mengaburkan kejadiannya saja. Sekarang masih dipenyidikan oleh anggota, mudah-mudahan pelakunya tertangkap untuk membuat terang perkaranya,” ujar Kapolres.

Minggu 20 Agustus 2017 sekira pukul 02.00 WIB telah terjadi penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia di Desa Batu Kalung Kecamatan Muara Kemumu. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di persawahan jalan lintas dari Desa Batu Kalung menuju Desa Batu Bandung. Sebelumnya korban membawa sepeda motor Honda Beat warna merah putih Nopol BD 2286 GI tahun 2016 dan sampai sekarang ini motor dibawa kabur oleh pelaku.

“Kita juga sudah ke TKP, ditemukan batu cincin dan juga pisau. Selain itu ada juga kecurigan kita pada sesorang pelaku yang masih diburu,” ujarnya.

Korban sendiri menuju lokasi kejadian diketahui tidak seorang diri. Sehingga pihak kepolisan tengah menggali keterangan kepada rekan-rekan korban yang terakhir kali bersama korban. Kemudian ada saudara sepupu korban, yang disebut bersama-sama korban menghadiri pesta didesanya malam kejadian.

Kapolsek Bermani Ilir AKP Simarmata membenarkan peristiwa seorang warga Desa Batu Kalung tewas bersimbah darah.

“Penyidikan perkaranya di Polsek Bermani Ilir dan dibantu penuh oleh Polres Kepahiang,” tutur Simarmata. (320)