Ditabrak, Kakek-Nenek Tewas

MANNA, BE – Berita duka menyelimuti keluarga Ta’an (75), warga Desa Gunung Kayo, Bunga Mas, Bengkulu Selatan (BS) dan keluarga Umayah (70), warga Desa Merpas, Nasal, Kaur, Selasa (28/4).
Ta’an dan Umayah tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di rusa jalan raya tidak jauh dari desa mereka masing-masing.
Ta’an tewas di tempat setelah ditabrak mobil Suzuki Futura pick up yang dikemudikan oleh Ja (40), warga Desa Manggul, Manna, sekira pukul 9.30 WIB. Sementara Umayah tewas dalam lakalantas sekira pukul 7.00 Wib di jalan lintas barat, tepatnya di depan rumahnya.

//Ta’an Hendak ke Ladang
Berdasarkan keterangan Yanto (34), masih keluarga Ta’an, peristiwa yang menimpah korban terjadi saat korban berjalan kaki hendak ke ladangnya di seberang jalan. Hanya saja belum sampai ke tepi jalan, tiba-tiba mobil yang dikemudikan, Ja melaju dari arah Kedurang menuju Manna. Ja tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya hingga menabrak korban.

Korban yang saat itu sedang berjalan sendirian, ditabrak bagian depan mobil tersebut. Usai tertabrak, korban pun terhempas ke aspal, sehingga kepala bagian kirinya pecah. Karena luka yang dideritanya cukup parah, korban meninggal dunia.

“Jenazahnya sudah dikebumikan sore ini (kemarin red) di tempat pemakaman umum desa setempat,” terang Yanto.

Kapolres BS, AKBP Abdul Muis SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Andrianto SH didampingi Kanit Laka, Ipda Agus Antoni membenarkan adanya laka lantas dengan korban tewas. “Mobil dan sopir yang menabrak korban yang menyebabkan korban tewas, sudah kami amankan di Polres untuk menjalani pemeriksaan,” ujar Agus.

//Tewas Ditabrak Pelajar
Di tempat lain, Umayah meregang nyawa setelah ditabrak oleh sepeda motor Honda Revo Nopol BD 2455 WE, yang dikendarai AN (15), warga Dusun Sri Mulia Desa Batu Lungun Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur.

“Korban itu tadi pagi mau menyeberang jalan, tapi saat nyeberang tiba-tiba ada motor kencang dan langsung nabraknya,” kata Ibrahim (54), salah satu warga Desa Merpas.

Berdasarkan data yang dihimpun BE di lapangan, berawal dari AN yang masih bersatus pelajar kelas III MTs Nasal, mengendari sepeda Revo dari Desa Batu Lunggun menuju sekolah MTs di Desa Merpas.

Sampainya di tempat kejadian perkara (TKP), tiba-tiba ada seorang nenek (korban) hendak menyebrang jalan. AN terkejut, karena dia melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga tidak bisa mengelak. Seketika itulah korban langsung ditabrak motor tersebut. Akibatnya, korban sempat terpental berapa meter, sehingga korban mengalami luka dalam yang serius di bagian kepala. Warga melihat kejadian tersebut langsung memberi pertolongan ke Pukesmas Nasal, namun sebelum diberikan pertolongan medis korban sudah meninggal dunia.“Yang nabrak itu pelajar, waktu sebelum kejadian itu memang pengendara motor terlalu kencang,” ujar Ibrahim.

Sementara itu, Kapolres Kaur, AKBP Bambang Purwanto SIK melalui Kapolsek Nasal, Iptu Hartono Budi membenarkan kejadian laka tewas tersebut. Namun untuk sementara waktu pihaknya masih belum mengetahui secara persis bagaimana kronologisnya. Sebab pihaknya masih memintai keterangan sejumlah saksi-saksi yang ada di sekitar lokasi. “Korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga. Sedangkan pelaku bersama sepeda motor kita sudah amankan,” pungkasnya.(369/618)