Distan Salurkan Racun Hama

 Kabid Tanaman Pangan, Zulian Effendi SP
Kabid Tanaman Pangan, Zulian Effendi SP

Hawar Daun Bakteri Serang Padi

KARANG TINGGI, Bengkulu Ekspress – Informasi mengenai serangan penyakit padi mengungin sebelum waktunya ternyata direspon cepat oleh Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng).

Bahkan, Distan Kabupaten Benteng melalui penyuluh pertanian lapangan (PPL) telah berkoordinasi dengan Distan Provinsi Bengkulu dalam melakukan pengecekan lokasi persawahan yang diserang hama di hamparan sawah yang berlokasi di Desa Taba Tarunjam, Kecamatan Karang Tinggi.

“PPL dan tim dari Distan Provinsi sudah melakukan pengecekan lokasi. Dari hasil indentifikasi yang dilakukan, terungkap fakta bahwa tanaman padi diserang penyakit Hawar Daun Bakteri,” ungkap Kepala Distan Kabupaten Benteng, Drs Supawan Said melalui Kabid Tanaman Pangan, Zulian Effendi SP, kepada BE, Senin (26/3).

Menurut Zulian, penyakit Hawar Daun Bakteri merupakan salah satu penyakit yang berbahaya bagi petani sawah tadah hujan. Pasalnya, penyakit yang disebabkan oleh serangan penyakit ini bisa membuat tanaman gagal panen. Bakteri akan menyerang batang serta akar padi. Akibatnya, daun padi secara perlahan akan menguning, bulir padi menjadi hampa serta membuat tanaman padi mati.

“Menyikapi serangan Hawar Daun Bakteri, kami sudah menyerahkan bantuan berupa racun pembasmi penyakit melalui kelompok tani. Bagi yang sudah menerima bantuan, kami mengimbau agar racun tersebut segera disemprot sebab jika dibiarkan dikawatirkan akan menyebar luas,” tandasnya.

Memaksimalkan hasil produksi padi di Kabupaten Benteng, Zulian menuturkan bahwa pihaknya telah memerintahkan seluruh PPL untuk pro aktif melakukan pengawasan di wilayah masing-masing.

“Setiap kecamatan memiliki sebanyak 4 orang PPL yang bertugas untuk mengawasi 3-4 desa. Jika ada serangan hama, petani bisa langsung berkoordinasi dengan PPL setempat,” demikian Zulian. (135)