Diseruduk Babi dan Bunuh Beruang

BERBURU: PORBI saat berburu massal di Kecamatan Pino Raya, Minggu (23/4/2017).
BERBURU: PORBI saat berburu massal di Kecamatan Pino Raya, Minggu (23/4/2017).

PORBI Gelar Berburu Massal
PINO RAYA, Bengkulu Ekspress – Kegiatan berburu massal yang digelar Persatuan Olahraga Berburu Babi (PORBI) Kecamatan Pino Raya dan PORBI Bengkulu Selatan (BS) yang digelar Minggu (23/4/2017), berhasil membunuh puluhan ekor babi dan seekor beruang.

“Hasil buruan kami, ada 31 ekor babi dan 1 beruang,” kata Camat Pino Raya, Efredy Gunawan SSTP MSi, Minggu (23/4/2017).

Efredy menjelaskan, lokasi berburu massal di gelar di areal perkebunan warga di Desa Cinto Mandi dan Kembang Seri. Adapun pesertanya tidak hanya dari BS, namun ada juga PORBI dari Kepahiang, Seluma, Curup, OKU Selatan Sumatera Selatan, dan Lampung.

Diceritakan Efredy, seluruh babi tersebut hasil buruan ribuan anjing yang dilepas ke luar masuk hutan. Anjing-anjing itu tidak henti-hentinya menggonggong babi. Bahkan disaat bertemu beruang, anjing tidak takut. Sehingga terjadi perkelahian antara anjing dan beruang. Akibatnya, meskipun beruang berhasil dilumpuhkan, 3 ekor anjing yang sekarat. Meski demikian, peserta berburu babi tetap ceria dan semangat dalam membasmi hama yang selalu merusak tanaman petani tersebut.

“Ke depan kegiatan ini akan rutin kami gelar agar hama babi dapat dibasmi,” demikian Efredy.

Diseruduk Babi, Paha Warga Robek
Sementara itu, salah satu peserta berburu massal, Bayu (18) warga Desa Nanjungan pahanya harus dijahit di Rumah Sakit Umum Daerah Dasanuddin Damrah (RSUDHD) Manna BS. Pasalnya saat asyik berburu babi, tanpa disadarinya babi datang dari belakang dan menyeruduk dirinya.

Beruntung saat itu peserta berburu massal jaraknya tidak terlalu berjauhan. Sehingga tidak berselang lama, teman-temannya datang menolongnya. Sedangkan babi langsung diburu oleh peserta lainnya.

“Ada satu peserta yang diseruduk babi saat asyik memburu babi, kondisinya sudah membaik, hanya pahanya saya yang harus dijahit akibat luka diamuk babi,” kata Kapolsek Pino Raya, Iptu Sugiyo.

Diceritakan Sugiyo, saat itu Bayu bersama teman-temannya sedang memasang jaring di kawasan hutan di Desa Kembang Seri dan Pagar Gading, Pino Raya. Rupanya peserta berburu massal lainnya sedang mengejar babi. Babi yang dikejar ini berlari ke arah Bayu. Bayu kaget dan tidak sempat lagi mengelak. Sehingga pahanya disambar gigi babi., sehingga harus menderita 4 jahitan. “Bayu sudah pulang ke rumah dan babi yang menyeruduknya berhasil dibunuh,” terang Sugiyo. (369)