Diknaspora Dukung K-13 Distop

TUBEI,BE – Dinas Pendidikan Nasional, Pemuda dan Olahraga (Diknaspora) Lebong mengaku mendukung sepenuhnya rencana Pemerintah RI menyetop kurikulum tahun 2013 (K-13), namun begitu Dinas Diknaspora Lebong masih menunggu kepastian resmi mengenai masalah penetapan kurikulum untuk tahun ajaran 2015/2016.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Diknaspora Lebong HM Taufik Andary SPd MPd kepada BE kemarin, “Kita mendukung langkah Pemerintah RI menghentikan pemberlakukan kurikulum tahun 2013 atau K13 dan kembali ke kurikulum 2006. Namun tetap saja kita melihat terlebih dahulu bagaimana reaksi sekolah yang ada di Lebong nantinya,” kata Taufik.
Untuk itulah, lanjut Taufik, Diknaspora mempersilahlan seluruh sekolah tetap menjalankan kurikulum yang sudah mereka jalankan saat ini.
“Pada dasarnya pusat memberikan pilihan kepada sekolah untuk dipersilahkan melanjutkan sampai akhir tahun ajaran kalau memang sudah menjalankan K-13. Begitu juga dengan sekolah yang masih menggunakan kurikulum lama alias kurikulum 2006 juga dipersilahksan,” sambung Taufik.
Ditambahkan Taufik, salah satu kendala kurikulum 2013, para guru di Lebong masih membutuhkan waktu cukup panjang untuk benar-benar memahami metode K-13. Meskipun memang para guru sebenarnya sudah diikut sertakan dalam kegiatan diklat.
“Intinya kita tetap menunggu kepastian dari pusat untuk membekukan kurikulum yang mana untuk diterapkan mulai tahun ajaran 2015/2016 nanti,” jelas Taufik.(777)